Lompat ke konten utama
Universitas.id

Profesi

Perancang Pembelajaran

Perancang pembelajaran menyusun program dan materi belajar, baik untuk kelas maupun daring, agar tujuan pembelajaran tercapai secara terukur.

Sehari-hari mengerjakan apa?

Perancang pembelajaran, atau instructional designer, merancang bagaimana orang belajar sesuatu. Prosesnya dimulai dari analisis kebutuhan: siapa yang belajar, kemampuan apa yang ingin dicapai, dan hambatan apa yang ada. Dari situ ia menyusun tujuan pembelajaran, memilih metode dan media, membuat alur modul, menulis naskah materi, merancang latihan dan penilaian, lalu bekerja sama dengan ahli materi, desainer grafis, dan videografer untuk memproduksinya. Setelah program berjalan, ia mengevaluasi hasil belajar dan memperbaiki materi. Di perusahaan, keahlian ini dipakai untuk pelatihan karyawan; di lembaga pendidikan dan platform belajar daring, untuk kursus dan kelas digital. Tempat kerjanya meliputi perusahaan teknologi pendidikan, unit pembelajaran dan pengembangan perusahaan, universitas pada unit pembelajaran daring, lembaga pelatihan, dan pekerjaan lepas. Jenjang kariernya berkembang dari perancang junior ke senior instructional designer, learning experience lead, atau manajer pembelajaran dan pengembangan. Profesi ini cocok bagi orang yang senang menyusun struktur, teliti menulis, dan mau menguji apakah materinya benar-benar dipahami. Kurang cocok bagi yang tidak sabar melakukan revisi berulang atau enggan bekerja sama dengan ahli materi yang gaya penjelasannya berbeda-beda.

Tugas utama

  • Menganalisis kebutuhan belajar dan karakteristik peserta
  • Menyusun tujuan pembelajaran yang terukur
  • Merancang alur modul dan aktivitas belajar
  • Menulis naskah materi dan panduan fasilitator
  • Merancang latihan, kuis, dan instrumen penilaian
  • Berkoordinasi dengan ahli materi dan tim produksi
  • Menguji coba materi kepada sebagian peserta
  • Mengevaluasi efektivitas program dan merevisi materi

Keterampilan yang dipakai

Teknis

  • Model perancangan pembelajaran
  • Penyusunan tujuan dan asesmen belajar
  • Penulisan materi dan naskah pembelajaran
  • Pengembangan konten pembelajaran daring
  • Evaluasi program pelatihan
  • Penggunaan learning management system

Non-teknis

  • Berpikir terstruktur
  • Empati terhadap peserta belajar
  • Kolaborasi dengan ahli materi
  • Ketelitian
  • Keterbukaan terhadap revisi

Jalur pendidikannya

S1 Teknologi Pendidikan, kependidikan, psikologi, atau komunikasi (±4 tahun) → membangun portofolio modul atau kursus → perancang pembelajaran junior → senior dan pemimpin program pembelajaran.

Sertifikasi atau izin yang biasanya diperlukan

  • Sertifikasi kompetensi bidang pelatihan dan pengembangan
  • Sertifikasi platform pembelajaran daring

Kampus yang membuka jurusannya

Program studi terbit dengan data paling lengkap. Bukan peringkat.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah harus lulusan kependidikan?

Tidak wajib, tetapi memahami prinsip belajar dan penilaian sangat membantu. Banyak perancang pembelajaran berasal dari kependidikan, psikologi, atau komunikasi.

Apakah harus bisa mendesain grafis dan video?

Tidak selalu, karena biasanya ada tim produksi. Namun kemampuan dasar membuat materi visual dan mengoperasikan platform belajar sangat menambah nilai.

Apa perbedaannya dengan guru?

Guru menyampaikan pembelajaran langsung kepada siswa, sedangkan perancang pembelajaran menyusun program dan materinya, yang bisa dipakai fasilitator atau dipelajari mandiri.

Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui deskripsi disusun sendiri, bukan salinan sumber mana pun

Simpan kampus favorit dan lihat hasil lengkapmu.

Daftar gratis