Lompat ke konten utama
Universitas.id

Transparansi perhitungan

Metodologi Universitas.id

Setiap angka hasil perhitungan di situs ini punya rumus yang bisa kamu periksa. Halaman ini menjelaskan dari mana datanya, bagaimana diolah, apa artinya, dan — yang sama pentingnya — apa yang tidak bisa disimpulkan darinya.

Kami menerbitkan metodologi lebih dulu, sebelum peringkat dan skornya. Kalau ada bagian yang menurutmu keliru secara metodologis, kami ingin mendengarnya.

1. Prinsip data

Lima aturan berikut berlaku untuk seluruh data di Universitas.id, dari halaman kampus sampai hasil kalkulator.

Sumber jelas

Setiap angka terhubung ke satu sumber tercatat: PDDikti, rekap SNPMB, direktori akreditasi, situs resmi kampus, atau data yang dikirim kampus terverifikasi. Kami tidak menampilkan angka tanpa asal-usul.

Atribusi di tempatnya

Nama sumber dan tanggal pembaruan ditampilkan tepat di bawah blok datanya, bukan disembunyikan di catatan kaki halaman.

Tanggal pembaruan nyata

Tanggal yang tertulis adalah tanggal data itu benar-benar berubah, bukan tanggal halaman terakhir dibuka atau di-generate ulang.

Posisi kami terhadap penyelenggara

Universitas.id adalah platform independen: kami mengutip data resmi, tetapi tidak mewakili SNPMB, kementerian, BAN-PT, maupun kampus mana pun, dan tidak berwenang atas keputusan seleksi maupun akreditasi. Angka keketatan yang kami tampilkan adalah rasio peminat terhadap daya tampung — bukan nilai ambang (passing grade) resmi SNPMB, karena ambang seperti itu tidak pernah diterbitkan. Slot berbayar tidak pernah masuk ke perhitungan skor maupun urutan hasil organik; semuanya berlabel “Bersponsor”.

Koreksi bersifat publik

Siapa pun bisa melaporkan data salah. Perbaikan tercatat di riwayat perubahan — nilai lama tidak dihapus diam-diam agar tren historis tetap bisa ditelusuri.

Daftar lengkap sumber, metode pengambilan, dan catatan lisensinya ada di halaman sumber data.

2. Indeks Persaingan

Indeks Persaingan menjawab satu pertanyaan: seberapa berebut sebuah prodi dibanding prodi lain pada jalur, jenjang, dan tahun yang sama? Skalanya 0–100. Ia menggantikan “passing grade”, yang tidak pernah diterbitkan resmi oleh lembaga mana pun.

Langkah 1 — Rasio daya tampung terhadap peminat

Untuk setiap kombinasi (prodi, jalur, tahun) kami menghitung:

rasio = daya tampung ÷ peminat

Semakin kecil rasionya, semakin ketat persaingannya. Rasio 0,02 berarti kira-kira satu kursi diperebutkan 50 pendaftar. Kombinasi dengan peminat nol atau daya tampung nol dianggap tidak valid dan tidak dihitung.

Langkah 2 — Persentil terbalik terhadap populasi pembanding

Rasio mentah sulit dibaca dan tidak bisa dibandingkan antar jalur. Karena itu rasio tiap prodi diubah menjadi persentil terbalik terhadap populasi pembanding: seluruh prodi secara nasional dengan jalur, jenjang, dan tahun yang sama.

Disebut terbalik karena rasio yang lebih kecil menghasilkan nilai yang lebih besar. Nilai 88 berarti rasio prodi itu lebih ketat daripada sekitar 88% prodi pembanding pada tahun tersebut. Karena pembandingnya selalu jalur, jenjang, dan tahun yang sama, angka SNBP tidak pernah dicampur dengan SNBT, dan D3 tidak dibandingkan dengan S1.

Langkah 3 — Rata-rata tertimbang tiga tahun

Satu tahun bisa menyesatkan: kuota berubah, jalur baru dibuka, atau ada lonjakan peminat sesaat. Kami merata-ratakan persentil tiga tahun terakhir dengan bobot berikut.

Bobot tahun pada perhitungan Indeks Persaingan
Tahun data Bobot Alasan
Tahun terbaru (t) 0,5 Paling mencerminkan kondisi seleksi saat ini.
Satu tahun sebelumnya (t−1) 0,3 Meredam lonjakan sesaat akibat perubahan kuota.
Dua tahun sebelumnya (t−2) 0,2 Memberi konteks tren jangka menengah.

Bila hanya sebagian tahun tersedia, bobot yang ada dinormalisasi ulang agar totalnya tetap 1. Bila hanya satu tahun data yang tersedia, indeks tetap ditampilkan tetapi diberi tanda keyakinan rendah (confidence = low), dan jumlah tahun data selalu ditulis di sebelah angkanya.

Langkah 4 — Skala 0–100 dan labelnya

Rentang skor Indeks Persaingan dan labelnya
Skor Label Artinya
0–39 Longgar Daya tampung relatif besar dibanding peminat. Peluang diterima biasanya lebih terbuka.
40–59 Sedang Keketatan mendekati rata-rata nasional untuk jalur dan jenjang yang sama.
60–79 Ketat Peminat jauh melampaui daya tampung. Siapkan pilihan cadangan.
80–92 Sangat Ketat Termasuk prodi paling diperebutkan pada jalur tersebut.
93–100 Ekstrem Rasio ekstrem — hanya sebagian sangat kecil peminat yang tertampung.

Tampilan label pada halaman prodi:

Contoh: Longgar Longgar · 19
Contoh: Sedang Sedang · 49
Contoh: Ketat Ketat · 69
Contoh: Sangat Ketat Sangat Ketat · 86
Contoh: Ekstrem Ekstrem · 96

Contoh perhitungan

Angka di bawah ini contoh ilustrasi, bukan data nyata

Nama prodi, daya tampung, dan peminat pada contoh ini dikarang untuk menjelaskan rumusnya. Jangan memakainya sebagai acuan prodi mana pun.

Misalkan “Prodi Contoh (S1), jalur SNBT” punya data tiga tahun berikut. Persentil terbalik dihitung terhadap seluruh prodi S1 jalur SNBT pada tahun yang sama.

Contoh ilustrasi perhitungan Indeks Persaingan
Tahun Daya tampung Peminat Rasio Persentil terbalik Bobot Kontribusi
2026 (t) 60 2.400 0,0250 88 0,5 44,0
2025 (t−1) 55 1.980 0,0278 84 0,3 25,2
2024 (t−2) 55 1.650 0,0333 79 0,2 15,8
Indeks Persaingan 85

44,0 + 25,2 + 15,8 = 85, yang jatuh pada rentang 80–92 sehingga labelnya Sangat Ketat. Beginilah tampilannya di halaman prodi:

Indeks Persaingan — SNBT (contoh ilustrasi) Sangat Ketat · 85

3 tahun data

Indeks Persaingan adalah estimasi Universitas.id berbasis rasio daya tampung dan peminat. Ini bukan nilai ambang (passing grade) resmi SNPMB.

Keterbatasan yang perlu kamu tahu

  • Indeks mengukur keketatan, bukan mutu. Prodi longgar belum tentu buruk, prodi ekstrem belum tentu paling baik untukmu.
  • Indeks tidak tahu nilaimu. Untuk itu ada Peluang Masuk.
  • Jumlah peminat dipengaruhi tren dan pemberitaan; prodi yang tiba-tiba viral bisa melonjak satu tahun lalu turun lagi. Bobot tiga tahun meredam, tapi tidak menghapus efek ini.
  • Data jalur mandiri tidak seragam antar kampus, sehingga cakupannya lebih terbatas daripada SNBP dan SNBT.
  • Indeks dihitung ulang setiap kali ada impor data baru, jadi angkanya bisa berubah ketika sumber memperbarui rekapnya.

3. Skor Universitas Match

Universitas Match memberi skor kecocokan 0–100 antara profilmu dan sebuah prodi. Skornya adalah jumlah tertimbang dari tujuh komponen; setiap komponen lebih dulu dinormalisasi ke rentang 0–1, lalu dikalikan bobotnya.

Bobot komponen skor Universitas Match
Komponen Bobot Cara dinormalisasi Nilai bila datanya kosong
Kesesuaian minat & jurusan 25% Cosine similarity antara vektor minatmu dan tag jurusan. 0,5
Peluang akademik 25% Posisi nilaimu terhadap Indeks Persaingan prodi. 0,5
Kesesuaian biaya 20% 1 bila biaya ≤ budget; turun linear sampai 0 pada 2× budget. 0,5
Lokasi 10% 1 kota target, 0,7 provinsi sama, 0,4 pulau sama, 0,1 lainnya. 0,5
Mutu & akreditasi 10% Unggul/A = 1, Baik Sekali/B = 0,75, Baik/C = 0,5. 0,5
Preferensi PTN/PTS 5% Cocok = 1, netral = 0,6, tidak cocok = 0,2. 0,6
Beasiswa tersedia 5% Ada program beasiswa yang relevan = 1. 0,5
Total 100%
  • Komponen yang datanya tidak kami punya tidak dianggap nol dan bobotnya tidak dipindahkan ke komponen lain: ia menyumbang titik tengah rentangnya sendiri (kolom terakhir tabel di atas), dan kartu hasilnya menuliskan “Yang belum bisa kami hitung: …”. Nol akan berarti “prodi ini tidak cocok”, padahal yang sebenarnya terjadi adalah kami tidak tahu.
  • Setiap hasil disertai rincian alasan dalam kalimat biasa, misalnya “cocok karena biaya di bawah anggaranmu, akreditasi Unggul, dan peluang masuk sedang”.
  • Daftar hasil sengaja dicampur: beberapa pilihan aman, beberapa sesuai, beberapa menantang — agar kamu tidak hanya melihat prodi yang mustahil atau yang terlalu mudah.

Entri bersponsor tidak masuk algoritma

Hasil bersponsor tidak pernah ikut dihitung dalam skor kecocokan dan tidak menggeser satu pun posisi hasil organik. Ia tampil di slot terpisah, diberi label “Bersponsor”, dan tautannya memakai rel="sponsored". Berlangganan tidak dapat membeli skor kecocokan. Daftar lengkap yang bisa dan tidak bisa dibeli kampus ada di halaman Slot Bersponsor.

4. Skor kecocokan Cari Kampus

Angka “cocok 1%” pada tiap kartu hasil Cari Kampus bukan skor Universitas Match di atas dan bukan peluang diterima. Ia adalah heuristik pengurutan: enam komponen dengan bobot tetap, semuanya dihitung dari fakta yang sudah tampil di kartu itu juga. Tidak ada model yang dilatih, tidak ada personalisasi, dan setiap kartu bisa menjelaskan angkanya sendiri.

Bobot komponen skor kecocokan Cari Kampus
Komponen Bobot Cara dihitung
Relevansi kata kunci 30 Kata kunci yang kamu ketik: cocok penuh pada nama prodi = 1,0; pada nama kampus = 0,6; cocok sebagian = 0,4.
Akreditasi 25 Peringkat akreditasi prodi (kalau kosong, akreditasi kampusnya) dibagi 100.
Kesesuaian nilai dengan tingkat persaingan 25 Jarak nilai rapor atau skor UTBK-mu terhadap Indeks Persaingan prodi, pada sumbu 0–100 yang sama. Jenuh di ±20 poin.
Kesesuaian biaya 20 1 bila UKT ≤ anggaranmu, lalu turun lurus sampai 0 pada dua kali anggaran.
Kelengkapan data 15 Skor kelengkapan data prodi dibagi 100 — kami tidak menaikkan prodi yang datanya masih tipis.
Kesesuaian preferensi 10 Bagian dari filter yang kamu pilih (jurusan, jenjang, lokasi, PTN/PTS, kelas) yang benar-benar terpenuhi.
Jumlah bobot mentah 125 Dinormalisasi ke 100 setelah komponen yang tidak berlaku dibuang.
  • Bobot mentahnya berjumlah 125, bukan 100, karena komponen yang tidak berlaku dibuang, bukan dinolkan. Kalau kamu tidak mengetik kata kunci, komponen “relevansi kata kunci” hilang dan sisa bobotnya dinormalisasi ulang ke 100. Menilainya nol akan menghukum prodi karena pertanyaan yang tidak kamu ajukan.
  • Komponen “kesesuaian nilai dengan tingkat persaingan” membandingkan nilai rapor atau skor UTBK-mu dengan Indeks Persaingan prodi pada sumbu 0–100 yang sama, dan jenuh di ±20 poin. Ia hanya muncul kalau kamu mengisi nilainya dan prodinya punya Indeks Persaingan. Ini sinyal pengurutan, bukan peluang diterima. Indeks Persaingan adalah estimasi Universitas.id berbasis rasio daya tampung dan peminat. Ini bukan nilai ambang (passing grade) resmi SNPMB.
  • Komponen nilai, biaya, akreditasi, dan urutan hasil lanjutan hanya tersedia untuk pemilik akun (§6.1). Tanpa akun, hasil diurutkan dengan komponen yang tersisa — bukan dengan angka yang disembunyikan.
  • Hasil bersponsor tidak pernah ikut dihitung dan tidak menggeser satu pun posisi organik; ia tampil di slot terpisah dengan label “Bersponsor”.

5. Peluang Masuk

Peluang Masuk membandingkan profil nilaimu — skor UTBK atau rapor — dengan Indeks Persaingan prodi tujuan pada jalur yang kamu pilih, lalu menempatkanmu pada salah satu dari empat band.

Band Peluang Masuk
Band Batasnya Rentang yang kami tampilkan Artinya Saran
Aman selisih ≥ +15 poin di atas Indeks Persaingan sekitar 65–85% Nilaimu berada jelas di atas tingkat persaingan prodi ini pada tahun-tahun terakhir. Pakai sebagai pilihan pengaman, jangan jadikan satu-satunya.
Berpeluang selisih 0 sampai +15 poin sekitar 40–65% Nilaimu berada di sekitar tingkat persaingan prodi ini — realistis, tetapi belum longgar. Layak dijadikan pilihan utama.
Menantang selisih 0 sampai −15 poin sekitar 20–40% Nilaimu masih di bawah tingkat persaingan prodi ini. Bukan mustahil, tetapi perlu kenaikan nilai. Boleh dikejar, tapi siapkan pilihan yang lebih aman.
Sangat Menantang selisih lebih dari −15 poin sekitar 5–20% Nilaimu jauh di bawah tingkat persaingan prodi ini. Siapkan pilihan lain yang lebih aman. Pertimbangkan prodi serupa dengan Indeks Persaingan lebih rendah.

Kenapa kami menampilkan rentang, bukan angka pasti

Menuliskan “peluangmu 63,4%” akan terdengar meyakinkan dan sekaligus menyesatkan. Kami tidak punya data nilai peserta yang diterima per prodi — tidak ada lembaga yang menerbitkannya — sehingga presisi sampai satu angka di belakang koma itu palsu. Yang kami punya adalah rasio daya tampung terhadap peminat, posisi relatif prodi, dan profil nilaimu.

Karena itu keluaran utamanya berupa band. Bila kami menampilkan angka, angka itu selalu berupa rentang — misalnya “sekitar 35–55%” — beserta tautan ke halaman ini. Persaingan tahun berjalan, perubahan kuota, dan pilihan prodi peserta lain adalah faktor yang tidak dapat kami ketahui sebelumnya.

6. Kalkulator Biaya Kuliah

Kalkulator Biaya Kuliah menjumlahkan biaya sampai lulus dari angka yang kamu isi sendiri, dengan angka awal diambil dari data biaya kampus dan benchmark biaya hidup kota. Karena keluarganya mungkin benar-benar merencanakan uang berdasarkan angka itu, seluruh asumsinya kami tulis di sini.

Lama kuliah
Bawaannya 8 semester (48 bulan, dihitung 6 bulan per semester) dan bisa kamu ubah. Biaya hidup dikalikan jumlah bulan itu, bukan 12 bulan setahun penuh.
Inflasi biaya
Bawaannya 0% per tahun akademik (maksimal 0%), majemuk: dua semester dalam satu tahun akademik dikenai pengali yang sama. Ini asumsi yang kami nyatakan, bukan proyeksi resmi dari kampus mana pun.
Uang pangkal
Ditagih sekali pada semester pertama, dengan harga hari ini — tidak diinflasi, karena kamu membayarnya sebelum inflasi mana pun berlaku.
Komponen yang belum kami punya
Dibiarkan kosong dan disebutkan namanya di bawah hasil — tidak diisi nol. Nol adalah klaim bahwa biayanya tidak ada; kosong adalah pengakuan bahwa kami belum tahu.

Pengali gaya hidup

Pengali ini hanya mengenai biaya hidup (kos, makan, transportasi, kebutuhan lain). UKT dan uang pangkal tidak pernah dikalikan gaya hidup — kampus tidak memberi diskon karena kamu hemat.

Pengali gaya hidup pada biaya hidup bulanan
Gaya hidup Pengali Artinya
Hemat ×0,85 Kos di batas bawah harga kota, masak sendiri, transportasi umum.
Standar ×1 Angka tengah benchmark kota: kos rata-rata, makan campuran, transportasi umum.
Nyaman ×1,3 Kos dengan fasilitas lengkap, lebih sering makan di luar, biaya tak terduga lebih longgar.

Apa yang dipotong beasiswa

Skenario beasiswa 50% dan 100% memotong biaya kuliah saja — UKT, uang pangkal, dan biaya kuliah lain. Biaya hidup tidak ikut mengecil, karena kos dan makan tidak menjadi lebih murah ketika UKT-mu dibebaskan. Sebagian beasiswa (misalnya KIP-Kuliah) memang memberi uang saku bulanan; jumlahnya berbeda-beda per penerima, jadi kami tidak memodelkannya dan menyebutkannya sebagai catatan, bukan sebagai angka.

Hasilnya adalah estimasi perencanaan, bukan tagihan. Angka resmi selalu yang diumumkan kampus. Kalau ada komponen biaya yang menurutmu salah, laporkan halamannya dan kami periksa ke sumbernya.

7. Universitas.id University Index

University Index adalah peringkat kami sendiri, dipublikasikan per kategori dan per tahun. Bobotnya dikunci di awal tahun peringkat sehingga tidak bisa diubah di tengah jalan, dan setiap entri peringkat menyediakan tautan “lihat perhitungan” yang menampilkan skor tiap komponennya.

Bobot komponen Universitas.id University Index beserta ketersediaan datanya
Komponen Bobot Bobot efektif Sumber & cara hitung
Akreditasi program studi 25% 38,5% Rata-rata peringkat akreditasi seluruh prodi terbit di kampus tersebut, pada skala 0–100 yang sama dengan yang dipakai di halaman akreditasi. Sumber: BAN-PT / LAM (via PDDikti)
Selektivitas (Indeks Persaingan) 20% 30,8% Rata-rata Indeks Persaingan prodi kampus tersebut (SPEC §9.3), dihitung dari daya tampung dan peminat resmi SNPMB. Sumber: SNPMB / SIDATA
Produktivitas akademik 15% 0% Keluaran penelitian per dosen tetap. Belum dihitung: kami tidak memiliki sumber data publikasi ilmiah per kampus. Tidak dinilai — Belum ada sumber data publikasi dan penelitian per kampus yang bisa kami verifikasi. Kami tidak memakai angka pengganti.
Rasio dosen–mahasiswa 10% 15,4% Jumlah mahasiswa dibagi jumlah dosen dari PDDikti, lalu diperingkat terbalik terhadap kampus lain dalam kategori yang sama (semakin sedikit mahasiswa per dosen, semakin tinggi skornya). Sumber: PDDikti
Fasilitas & akreditasi institusi Hanya bagian akreditasi institusi yang dinilai; kelengkapan fasilitas belum punya sumber data terverifikasi. 10% 15,4% Peringkat akreditasi institusi dari BAN-PT pada skala 0–100. Bagian “fasilitas” belum dinilai karena belum ada sumber data fasilitas yang terverifikasi. Sumber: BAN-PT / LAM (via PDDikti)
Employability 10% 0% Keterserapan lulusan di dunia kerja. Belum dihitung: kami tidak memiliki tracer study lulusan yang bisa diverifikasi. Tidak dinilai — Belum ada tracer study lulusan yang terbuka dan bisa diverifikasi untuk seluruh kampus.
Prestasi 10% 0% Prestasi mahasiswa dan institusi tingkat nasional/internasional. Belum dihitung: kami tidak memiliki register prestasi yang terverifikasi. Tidak dinilai — Belum ada register prestasi mahasiswa/institusi yang terbuka dan bisa diverifikasi.
Total 100% 100%

Bobot di atas adalah bobot yang benar-benar dipakai pada edisi Peringkat Kampus di Sumatera Utara 2026, terkunci sejak diterbitkan. Versi algoritma: university-index-1.0.

Cara normalisasi bekerja

  1. Komponen yang tidak punya sumber data dikeluarkan dari perhitungan — untuk seluruh kategori.
  2. Komponen yang tidak dimiliki satu pun kampus pada sebuah kategori juga dikeluarkan, khusus untuk kategori itu.
  3. Bobot komponen yang tersisa dibagi total bobot aktif, sehingga jumlahnya kembali 100%.
  4. Untuk kampus yang kehilangan satu komponen, normalisasi diulang khusus untuk kampus tersebut — angka yang tidak kami punya tidak pernah dihitung sebagai nol.
  5. Kampus yang datanya kurang dari 60% bobot terukur tidak diberi peringkat sama sekali.

8. Gerbang mutu halaman

Kami sengaja tidak menerbitkan halaman yang isinya tipis. Setiap halaman kampus dan prodi punya skor kelengkapan data 0–100 yang dihitung dari kehadiran unsur berikut:

  • peringkat akreditasi dan masa berlakunya;
  • jenjang dan identitas prodi yang lengkap;
  • minimal satu tahun data seleksi (daya tampung dan peminat);
  • informasi biaya, minimal berupa rentang;
  • deskripsi unik yang memadai atau data terstruktur setara;
  • minimal tiga prodi atau kampus terkait untuk konteks pembanding.

Halaman dengan skor kelengkapan di bawah 60 tidak diindeks mesin pencari: halaman itu menerima noindex, follow dan menampilkan banner “Data sedang dilengkapi” beserta tautan untuk melapor. Halamannya tetap bisa diakses siapa pun — kami hanya tidak mengiklankannya ke mesin pencari sebelum layak dibaca.

Konsekuensinya disengaja: kami punya lebih sedikit halaman daripada situs yang menerbitkan setiap kombinasi kata kunci, tetapi halaman yang terbit benar-benar berisi data.

9. Versi algoritma

Rumus akan berubah seiring membaiknya data. Supaya perubahan itu bisa dipertanggungjawabkan, setiap perhitungan menyimpan algorithm_version bersama hasilnya — berlaku untuk Indeks Persaingan, skor Universitas Match, band Peluang Masuk, dan University Index.

  • Hasil lama tetap bisa direproduksi persis seperti saat ditampilkan kepadamu.
  • Kamu dapat melihat versi mana yang dipakai pada hasil match yang tersimpan di dashboard, dan menjalankan ulang dengan versi terbaru untuk membandingkan.
  • Perubahan bobot dicatat di halaman ini beserta tanggal berlakunya; peringkat tahun berjalan tidak dihitung ulang dengan bobot baru di tengah tahun.
Versi algoritma yang berlaku
Perhitungan Versi Disimpan di
Indeks Persaingan competitiveness-1.0 program_admission_stats
Skor Universitas Match match-1.0 match_runs.algorithm_version
Band Peluang Masuk chance-1.0 chance_estimates.algorithm_version
University Index university-index-1.0 ranking_editions.algorithm_version

Rilis metodologi yang berlaku saat ini: 2026.09.0.

10. Melaporkan kesalahan

Ada dua jenis laporan, dan keduanya kami terima:

Kesalahan data

Angka daya tampung, biaya, akreditasi, atau jadwal yang keliru. Pakai tautan “Laporkan data salah” pada blok datanya, atau kirim email dengan menyertakan tautan halaman dan sumber resminya.

Kesalahan metodologi

Menurutmu ada bias, populasi pembanding yang keliru, atau bobot yang tidak masuk akal? Kirim argumennya. Kalau kami setuju, kami perbaiki rumusnya, menaikkan versi algoritma, dan mencatat perubahannya di halaman ini.

Simpan kampus favorit dan lihat hasil lengkapmu.

Daftar gratis