Profesi
Psikolog Industri dan Organisasi
Psikolog industri dan organisasi menerapkan ilmu psikologi di tempat kerja, mulai dari seleksi dan asesmen sampai pengembangan karyawan dan budaya organisasi.
Sehari-hari mengerjakan apa?
Psikolog industri dan organisasi bekerja pada perilaku manusia dalam konteks pekerjaan. Kegiatannya mencakup analisis jabatan, penyusunan kriteria seleksi, pelaksanaan dan penafsiran asesmen psikologis, wawancara berbasis kompetensi, pemetaan potensi karyawan, penyusunan program pengembangan dan pelatihan, serta perancangan sistem penilaian kinerja. Ia juga terlibat dalam survei keterlibatan karyawan, kajian budaya organisasi, pendampingan perubahan organisasi, dan program kesejahteraan psikologis di tempat kerja. Hasil kerjanya berupa laporan asesmen, rekomendasi pengembangan, dan rancangan program yang harus bisa dipakai manajemen. Tempat kerjanya meliputi biro konsultan psikologi dan sumber daya manusia, perusahaan pada divisi pengembangan talenta, lembaga asesmen, instansi pemerintah, dan praktik mandiri sebagai asesor. Jenjang kariernya berkembang dari asisten asesmen ke psikolog asesor, konsultan senior, kepala unit pengembangan talenta, atau pemilik biro konsultan. Profesi ini cocok bagi orang yang teliti, objektif menilai orang, dan mampu menjelaskan temuan psikologis dengan bahasa manajemen. Kurang cocok bagi yang tidak nyaman memberikan penilaian yang berdampak pada karier orang lain atau enggan mengerjakan laporan asesmen dalam jumlah banyak.
Tugas utama
- Melakukan analisis jabatan dan kompetensi
- Menjalankan asesmen psikologis untuk seleksi dan promosi
- Melakukan wawancara berbasis kompetensi
- Menyusun laporan hasil asesmen
- Merancang program pelatihan dan pengembangan
- Menyusun sistem penilaian kinerja
- Menjalankan survei keterlibatan dan budaya organisasi
- Mendampingi program perubahan organisasi
Keterampilan yang dipakai
Teknis
- Asesmen psikologi di dunia kerja
- Analisis jabatan dan pemetaan kompetensi
- Perancangan pelatihan
- Psikometri dan alat ukur
- Analisis data organisasi
- Manajemen kinerja
Non-teknis
- Objektivitas penilaian
- Komunikasi hasil kepada manajemen
- Menjaga kerahasiaan
- Kerja sama lintas fungsi
- Ketelitian
Jalur pendidikannya
S1 Psikologi (±4 tahun) → Magister Psikologi Profesi peminatan industri dan organisasi (±2 tahun) untuk kewenangan psikolog, atau S2 sains psikologi untuk jalur konsultan dan riset → praktik asesmen dan pengembangan organisasi.
Sertifikasi atau izin yang biasanya diperlukan
- Surat Izin Praktik Psikolog untuk lulusan magister profesi
- Sertifikasi asesor kompetensi
- Sertifikasi penggunaan alat ukur psikologi tertentu
Jurusan yang mengarah ke sini
Kampus yang membuka jurusannya
Program studi terbit dengan data paling lengkap. Bukan peringkat.
-
S1 ManajemenUnggul
UI Kota Depok
-
S1 PsikologiUnggul
UI Kota Depok
-
S1 Ilmu Administrasi NiagaUnggul
UI Kota Depok
-
S1 ManajemenUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 PsikologiUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 ManajemenUnggul
IPB Kota Bogor
-
S1 BisnisUnggul
IPB Kota Bogor
-
S1 Manajemen BisnisUnggul
ITS Kota Surabaya
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah harus S2 profesi untuk bekerja di bidang ini?
Untuk menyandang sebutan psikolog dan menggunakan alat tes tertentu, ya. Namun banyak peran pengembangan talenta terbuka bagi lulusan sarjana tanpa kewenangan tersebut.
Apa bedanya dengan HR biasa?
Fungsi HR mencakup administrasi dan pengelolaan kepegawaian secara luas, sedangkan psikolog industri fokus pada asesmen, pengukuran perilaku, dan program berbasis psikologi.
Apakah pekerjaannya banyak menulis laporan?
Ya. Laporan asesmen yang jelas dan berdasar bukti merupakan salah satu keluaran utama, terutama pada proyek seleksi dan pemetaan potensi.
Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui deskripsi disusun sendiri, bukan salinan sumber mana pun