Profesi
Dosen
Dosen mengajar di perguruan tinggi sekaligus melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai bidang keilmuannya.
Sehari-hari mengerjakan apa?
Pekerjaan dosen mencakup tiga hal sekaligus: pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Di sisi pengajaran, ia menyusun rencana perkuliahan, mengajar, membuat tugas dan ujian, membimbing tugas akhir, serta menguji sidang. Di sisi penelitian, ia mencari pendanaan, menjalankan riset, menulis artikel ilmiah, dan mempublikasikannya. Di sisi pengabdian, ia menjalankan program penerapan ilmu untuk masyarakat atau industri. Selain itu ada tugas administratif seperti akreditasi program studi, penyusunan kurikulum, dan kepanitiaan kampus yang cukup menyita waktu. Beban dan penekanannya berbeda antara kampus riset dan kampus yang berfokus pengajaran. Tempat kerjanya adalah perguruan tinggi negeri maupun swasta, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi. Jenjang kariernya mengikuti jabatan akademik dari asisten ahli, lektor, lektor kepala, hingga guru besar, yang menuntut publikasi dan pemenuhan angka kredit. Profesi ini cocok bagi orang yang senang belajar terus-menerus, menikmati proses menulis, dan sabar membimbing mahasiswa dengan kemampuan yang beragam. Kurang cocok bagi yang tidak menyukai tuntutan publikasi, kerja administratif, dan proses karier yang panjang serta menuntut studi lanjut sampai jenjang doktor.
Tugas utama
- Menyiapkan materi dan mengajar perkuliahan
- Membimbing tugas akhir dan penelitian mahasiswa
- Menyusun soal ujian dan menilai capaian belajar
- Menjalankan penelitian sesuai bidang keahlian
- Menulis artikel ilmiah dan proposal hibah
- Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat
- Mengikuti rapat program studi dan penjaminan mutu
- Menyiapkan dokumen akreditasi dan kurikulum
Keterampilan yang dipakai
Teknis
- Penguasaan bidang keilmuan
- Metodologi penelitian
- Penulisan ilmiah dan publikasi
- Perancangan kurikulum dan asesmen
- Pembimbingan penelitian
- Penyusunan proposal hibah
Non-teknis
- Komunikasi akademik
- Kesabaran membimbing
- Manajemen waktu
- Kemandirian belajar
- Integritas akademik
Jalur pendidikannya
S1 sesuai bidang (±4 tahun) → S2 sebagai syarat minimum mengajar di jenjang sarjana → pengangkatan sebagai dosen dan jabatan akademik asisten ahli → S3 untuk jenjang lektor kepala dan guru besar.
Sertifikasi atau izin yang biasanya diperlukan
- Sertifikat Pendidik untuk Dosen (Serdos)
- Nomor Induk Dosen Nasional sebagai identitas resmi dosen
Jurusan yang mengarah ke sini
Kampus yang membuka jurusannya
Program studi terbit dengan data paling lengkap. Bukan peringkat.
-
S1 BiologiUnggul
UI Kota Depok
-
S1 Ilmu HukumUnggul
UI Kota Depok
-
S1 ManajemenUnggul
UI Kota Depok
-
S1 Ilmu KomunikasiA
UI Kota Depok
-
S1 BiologiUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Mikrobiologi PertanianUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 ManajemenUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Ilmu HukumA
UGM Kabupaten Sleman
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah harus S3 untuk menjadi dosen?
Untuk mengajar program sarjana, minimal magister. Namun S3 menjadi syarat untuk jenjang akademik lebih tinggi dan membimbing di program pascasarjana.
Apakah dosen hanya mengajar?
Tidak. Penelitian, publikasi, pengabdian masyarakat, dan tugas administratif kampus merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari beban kerja dosen.
Apakah pengalaman industri berguna?
Sangat berguna, terutama di program vokasi dan bidang terapan, karena kampus membutuhkan pengajar yang memahami praktik nyata di lapangan.
Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui deskripsi disusun sendiri, bukan salinan sumber mana pun