Jurusan Farmasi
Farmasi mempelajari obat secara menyeluruh: bagaimana senyawa aktif ditemukan dan dianalisis, diformulasikan menjadi sediaan yang aman, diproduksi dalam skala industri, sampai digunakan secara tepat oleh pasien. Mahasiswa mendapat porsi Kimia yang besar, mulai dari kimia organik dan kimia analisis sampai kimia medisinal, lalu dilanjutkan dengan farmakologi, farmakoterapi, teknologi sediaan, serta pelayanan kefarmasian. Kuliahnya padat praktikum laboratorium dan laporan, ditambah praktik kerja di apotek, rumah sakit, dan industri. Jurusan ini cocok bagi siswa yang menyukai Kimia dan Biologi, teliti mencatat detail, serta sabar mengulang prosedur sampai hasilnya konsisten. Setelah sarjana, mereka yang ingin menjadi apoteker melanjutkan ke pendidikan profesi dan uji kompetensi; jalur ini wajib bagi yang hendak bertanggung jawab atas pelayanan obat. Lulusan bekerja di apotek dan rumah sakit, di industri farmasi pada bagian produksi, riset dan pengembangan, serta pemastian mutu; di badan pengawas obat dan makanan; di industri kosmetik dan makanan; juga di bidang riset klinis, distribusi obat, dan pendidikan.
Kampus penyedia
39
kampus dengan data terbit
Program studi
43
prodi di seluruh Indonesia
Rentang biaya (UKT)
Belum ada data biaya
per semester
Keketatan rata-rata
Sangat Ketat
Indeks 88,6 · 2025
Indeks Persaingan adalah estimasi Universitas.id berbasis rasio daya tampung dan peminat. Ini bukan nilai ambang (passing grade) resmi SNPMB. Baca metodologinya.
Apa yang dipelajari di Farmasi?
Mata kuliah
- Kimia Organik
- Kimia Analisis dan Analisis Farmasi
- Farmakologi
- Farmakognosi
- Teknologi Sediaan Farmasi
- Biofarmasetika dan Farmakokinetika
- Farmasi Klinik dan Farmakoterapi
- Mikrobiologi Farmasi
- Manajemen Farmasi
- Kimia Medisinal
Skill yang dilatih
- Analisis laboratorium
- Ketelitian dan pencatatan data
- Formulasi sediaan obat
- Pemahaman regulasi dan mutu
- Perhitungan dosis
- Komunikasi informasi obat
- Kerja sesuai prosedur baku
Prospek kerja
- Apoteker apotek dan rumah sakit setelah pendidikan profesi
- Staf produksi industri farmasi
- Analis pemastian dan pengawasan mutu
- Peneliti riset dan pengembangan obat
- Staf regulatori dan registrasi produk
- Pengawas di badan pengawas obat dan makanan
- Medical representative dan product specialist
- Dosen dan peneliti
Rentang gaji
Belum ada data gaji terverifikasi.
Kami hanya menampilkan rentang gaji bila sumbernya bisa kami sebutkan.
10 kampus rekomendasi
39 kampus menyediakan 43 prodi Farmasi.
| Kampus & prodi | Kota | Jenjang | Akreditasi | Biaya (UKT) | Keketatan |
|---|---|---|---|---|---|
| UI S1 Farmasi | Kota Depok | S1 | Unggul | Belum ada data | Sangat Ketat · 91 |
| UGM S1 Farmasi | Kabupaten Sleman | S1 | Unggul | Belum ada data | Ekstrem · 95 |
| Unair S1 Farmasi | Kota Surabaya | S1 | Unggul | Belum ada data | Sangat Ketat · 90 |
| Undip S1 Farmasi | Kota Semarang | S1 | Unggul | Belum ada data | Ekstrem · 99 |
| Unpad S1 Farmasi | Kota Bandung | S1 | Unggul | Belum ada data | Ekstrem · 99 |
| UB S1 Farmasi | Kota Malang | S1 | Unggul | Belum ada data | Ekstrem · 97 |
| Unnes S1 Farmasi | Kota Semarang | S1 | Unggul | Belum ada data | Ekstrem · 99 |
| Unsoed S1 Farmasi | Kabupaten Banyumas | S1 | Unggul | Belum ada data | Sangat Ketat · 91 |
| Unej S1 Farmasi | Kabupaten Jember | S1 | Unggul | Belum ada data | Sangat Ketat · 91 |
| Unud S1 Farmasi | Kabupaten Badung | S1 | Unggul | Belum ada data | Sangat Ketat · 92 |
Urutan organik berdasarkan akreditasi dan kelengkapan data — tidak ada slot berbayar di tabel ini. Keketatan memakai Indeks Persaingan, bukan passing grade.
Semua 39 kampus + filter lanjutan
Anggota melihat seluruh kampus penyedia dan bisa menyaring berdasarkan jenjang, PTN/PTS, provinsi, biaya, dan keketatan.
29 kampus lain menunggu
Gratis, 30 detik. Sudah punya akun? Masuk
Sebaran kampus per provinsi
Di mana jurusan Farmasi paling banyak dibuka.
| Provinsi | Kampus | Prodi | Sebaran |
|---|---|---|---|
| Jawa Tengah | 5 | 6 | |
| Jawa Timur | 4 | 4 | |
| Jawa Barat | 3 | 3 | |
| Lampung | 2 | 2 | |
| Aceh | 1 | 1 | |
| Bali | 1 | 1 | |
| Banten | 1 | 1 | |
| Bengkulu | 1 | 2 | |
| DI Yogyakarta | 1 | 1 | |
| DKI Jakarta | 1 | 1 | |
| Gorontalo | 1 | 2 | |
| Jambi | 1 | 1 | |
| Kalimantan Barat | 1 | 1 | |
| Kalimantan Selatan | 1 | 1 | |
| Kalimantan Tengah | 1 | 1 | |
| Kalimantan Timur | 1 | 2 | |
| Maluku | 1 | 1 | |
| Maluku Utara | 1 | 1 | |
| Nusa Tenggara Barat | 1 | 1 | |
| Nusa Tenggara Timur | 1 | 1 | |
| Papua | 1 | 1 | |
| Sulawesi Barat | 1 | 1 | |
| Sulawesi Selatan | 1 | 1 | |
| Sulawesi Tengah | 1 | 1 | |
| Sulawesi Tenggara | 1 | 1 | |
| Sulawesi Utara | 1 | 1 | |
| Sumatera Barat | 1 | 1 | |
| Sumatera Selatan | 1 | 1 | |
| Sumatera Utara | 1 | 1 |
Jurusan mirip
Kalau Farmasi menarik buatmu, jurusan berikut biasanya juga cocok.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya sarjana Farmasi dengan apoteker?
Sarjana Farmasi adalah lulusan tahap S1. Untuk menjadi apoteker, seseorang harus melanjutkan pendidikan profesi apoteker dan lulus uji kompetensi, karena kewenangan pelayanan obat melekat pada profesi tersebut.
Apakah Farmasi harus kuat Kimia?
Ya, Kimia adalah tulang punggung kurikulumnya, terutama kimia organik dan analisis. Biologi juga dipakai untuk memahami kerja obat di dalam tubuh.
Apakah lulusan Farmasi hanya bekerja di apotek?
Tidak. Industri farmasi, kosmetik, dan makanan, lembaga pengawas obat, riset klinis, serta distribusi obat menyerap banyak lulusan selain layanan apotek dan rumah sakit.
Ada berapa kampus yang membuka jurusan Farmasi?
Saat ini tercatat 39 kampus dengan 43 program studi Farmasi yang datanya sudah terbit di Universitas.id. Jumlahnya bertambah seiring pembaruan data PDDikti.
Sumber data
Sumber: SNPMB, BAN-PT & LAM, dan kompilasi Universitas.id daftar kampus & program studi
Sumber: SNPMB (SIDATA) daya tampung, peminat & keketatan
Sumber: Situs resmi kampus biaya kuliah
Rincian metode pengambilan ada di Sumber Data dan Metodologi. Menemukan angka yang keliru? Laporkan di sini.