Lompat ke konten utama
Universitas.id

Profesi

Analis Rantai Pasok

Analis rantai pasok mengatur aliran barang dari pemasok sampai konsumen, menyeimbangkan ketersediaan stok, biaya, dan kecepatan pengiriman.

Sehari-hari mengerjakan apa?

Analis rantai pasok memastikan barang ada di tempat dan waktu yang tepat tanpa menumpuk terlalu banyak persediaan. Pekerjaannya mencakup meramalkan permintaan, menyusun rencana pengadaan dan produksi, memantau tingkat persediaan, mengatur pengiriman dan pergudangan, mengevaluasi kinerja pemasok, serta menganalisis biaya logistik. Ketika terjadi gangguan seperti keterlambatan pemasok atau lonjakan permintaan, ia mencari jalan keluar cepat dengan mempertimbangkan biaya dan risiko. Sebagian besar pekerjaannya berbasis data: laporan penjualan, catatan gudang, waktu tunggu pemasok, dan biaya angkut. Tempat kerjanya meliputi perusahaan manufaktur, distributor, ritel, e-commerce, perusahaan logistik, industri farmasi, dan perusahaan barang konsumsi. Jenjang kariernya bergerak dari staf perencanaan atau analis ke supervisor, manajer rantai pasok, hingga direktur operasional; sebagian mendalami bidang khusus seperti pengadaan strategis atau perencanaan permintaan. Profesi ini cocok bagi orang yang senang menyusun rencana, nyaman dengan angka, dan mampu berkoordinasi dengan banyak pihak sekaligus. Kurang cocok bagi yang mudah panik saat rencana berantakan, karena gangguan pasokan adalah kejadian yang berulang, bukan pengecualian.

Tugas utama

  • Meramalkan permintaan produk berdasarkan data penjualan
  • Menyusun rencana pengadaan dan produksi
  • Memantau tingkat persediaan di gudang
  • Mengatur jadwal pengiriman dan distribusi
  • Mengevaluasi kinerja dan keandalan pemasok
  • Menganalisis biaya logistik dan peluang penghematan
  • Menangani gangguan pasokan dan keterlambatan
  • Menyusun laporan kinerja rantai pasok

Keterampilan yang dipakai

Teknis

  • Perencanaan permintaan dan persediaan
  • Manajemen pengadaan dan pemasok
  • Analisis data operasional
  • Manajemen pergudangan dan distribusi
  • Sistem ERP
  • Perhitungan biaya logistik

Non-teknis

  • Koordinasi lintas fungsi
  • Pemecahan masalah cepat
  • Ketelitian data
  • Negosiasi
  • Manajemen prioritas

Jalur pendidikannya

S1 Teknik Industri, Manajemen, atau bidang bisnis (±4 tahun) → magang di bagian operasional atau logistik → analis atau staf perencanaan → supervisor hingga manajer rantai pasok, dengan opsi sertifikasi manajemen rantai pasok.

Sertifikasi atau izin yang biasanya diperlukan

  • Sertifikasi manajemen rantai pasok internasional seperti CSCP
  • Sertifikasi perencanaan produksi dan persediaan

Kampus yang membuka jurusannya

Program studi terbit dengan data paling lengkap. Bukan peringkat.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah bidang ini hanya untuk lulusan teknik industri?

Tidak. Manajemen, administrasi bisnis, agribisnis, dan ekonomi juga menjadi jalur yang umum, karena inti pekerjaannya adalah perencanaan dan analisis data operasional.

Apakah pekerjaannya di kantor atau gudang?

Sebagian besar analisis dilakukan di kantor, tetapi kunjungan ke gudang, pabrik, dan pemasok penting untuk memahami kondisi sebenarnya.

Keterampilan teknis apa yang perlu disiapkan sejak awal?

Kemampuan spreadsheet tingkat lanjut, dasar analisis data, dan pemahaman cara kerja sistem ERP sangat membantu di tahun-tahun pertama.

Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui deskripsi disusun sendiri, bukan salinan sumber mana pun

Simpan kampus favorit dan lihat hasil lengkapmu.

Daftar gratis