Jurusan Ilmu Ekonomi
Ilmu Ekonomi mempelajari cara masyarakat mengambil keputusan ketika sumber daya terbatas, mulai dari perilaku rumah tangga dan perusahaan sampai kebijakan sebuah negara. Mahasiswa belajar teori ekonomi mikro dan makro secara bertahap, lalu memperdalamnya dengan matematika ekonomi, statistika, dan ekonometrika sebagai alat untuk menguji hubungan antar variabel menggunakan data nyata. Mata kuliah lanjutan biasanya mencakup ekonomi moneter, ekonomi publik, ekonomi internasional, ekonomi industri, serta ekonomi sumber daya. Kuliahnya menuntut kemampuan berpikir abstrak, membaca grafik dan model, dan menyusun argumen berbasis bukti; di banyak kampus mahasiswa juga berlatih mengolah data survei atau data resmi menggunakan perangkat lunak statistik. Jurusan ini cocok bagi siswa yang penasaran pada isu inflasi, ketimpangan, perdagangan, atau kebijakan fiskal, dan yang tidak keberatan dengan porsi hitungan. Bedanya dengan Manajemen adalah sudut pandangnya: Ilmu Ekonomi melihat pasar dan kebijakan secara luas, bukan pengelolaan satu perusahaan. Lulusan bekerja sebagai analis ekonomi di lembaga keuangan, peneliti di lembaga kajian, analis data dan risiko, perencana pembangunan di instansi pemerintah, staf bank sentral atau kementerian, jurnalis ekonomi, dan konsultan. Sebagian melanjutkan studi pascasarjana untuk memperdalam riset atau berkarier di dunia akademik.
Kampus penyedia
28
kampus dengan data terbit
Program studi
30
prodi di seluruh Indonesia
Rentang biaya (UKT)
Belum ada data biaya
per semester
Keketatan rata-rata
Sedang
Indeks 54,1 · 2025
Indeks Persaingan adalah estimasi Universitas.id berbasis rasio daya tampung dan peminat. Ini bukan nilai ambang (passing grade) resmi SNPMB. Baca metodologinya.
Apa yang dipelajari di Ilmu Ekonomi?
Mata kuliah
- Ekonomi Mikro
- Ekonomi Makro
- Matematika Ekonomi
- Statistika Ekonomi
- Ekonometrika
- Ekonomi Moneter
- Ekonomi Publik
- Ekonomi Internasional
- Sejarah Pemikiran Ekonomi
- Ekonomi Pembangunan
Skill yang dilatih
- Pemodelan dan berpikir analitis
- Analisis data dan ekonometrika
- Interpretasi kebijakan ekonomi
- Penulisan laporan riset
- Pembacaan statistik resmi
- Argumentasi berbasis bukti
- Pemanfaatan perangkat lunak statistik
Prospek kerja
- Analis ekonomi lembaga keuangan
- Peneliti lembaga kajian kebijakan
- Analis data dan risiko
- Perencana pembangunan daerah
- Staf kementerian dan otoritas keuangan
- Analis pasar dan investasi
- Jurnalis ekonomi
- Dosen dan peneliti setelah studi lanjut
Rentang gaji
Belum ada data gaji terverifikasi.
Kami hanya menampilkan rentang gaji bila sumbernya bisa kami sebutkan.
10 kampus rekomendasi
28 kampus menyediakan 30 prodi Ilmu Ekonomi.
| Kampus & prodi | Kota | Jenjang | Akreditasi | Biaya (UKT) | Keketatan |
|---|---|---|---|---|---|
| UI S1 Ilmu Ekonomi | Kota Depok | S1 | Unggul | Belum ada data | Ketat · 74 |
| UGM S1 Ilmu Ekonomi | Kabupaten Sleman | S1 | Unggul | Belum ada data | Ekstrem · 95 |
| IPB S1 Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan | Kota Bogor | S1 | Unggul | Belum ada data | Sangat Ketat · 85 |
| Unpad S1 Ilmu Ekonomi | Kota Bandung | S1 | Unggul | Belum ada data | Sangat Ketat · 81 |
| UNS S1 Pendidikan Ekonomi | Kota Surakarta | S1 | Unggul | Belum ada data | Ketat · 69 |
| UNY S1 Pendidikan Ekonomi | Kota Yogyakarta | S1 | Unggul | Belum ada data | Ketat · 71 |
| UM S1 Pendidikan Ekonomi | Kota Malang | S1 | Unggul | Belum ada data | Sedang · 52 |
| Unnes S1 Pendidikan Ekonomi | Kota Semarang | S1 | Unggul | Belum ada data | Ketat · 72 |
| Unesa S1 Pendidikan Ekonomi | Kota Surabaya | S1 | Unggul | Belum ada data | Sedang · 45 |
| Unesa S1 Ekonomi | Kota Surabaya | S1 | Unggul | Belum ada data | Sedang · 60 |
Urutan organik berdasarkan akreditasi dan kelengkapan data — tidak ada slot berbayar di tabel ini. Keketatan memakai Indeks Persaingan, bukan passing grade.
Semua 28 kampus + filter lanjutan
Anggota melihat seluruh kampus penyedia dan bisa menyaring berdasarkan jenjang, PTN/PTS, provinsi, biaya, dan keketatan.
18 kampus lain menunggu
Gratis, 30 detik. Sudah punya akun? Masuk
Sebaran kampus per provinsi
Di mana jurusan Ilmu Ekonomi paling banyak dibuka.
| Provinsi | Kampus | Prodi | Sebaran |
|---|---|---|---|
| Jawa Timur | 5 | 6 | |
| Jawa Barat | 4 | 4 | |
| Jawa Tengah | 3 | 3 | |
| Bali | 2 | 2 | |
| DI Yogyakarta | 2 | 2 | |
| Riau | 2 | 2 | |
| Sulawesi Selatan | 2 | 2 | |
| Sumatera Barat | 2 | 2 | |
| Aceh | 1 | 1 | |
| DKI Jakarta | 1 | 1 | |
| Jambi | 1 | 1 | |
| Kepulauan Bangka Belitung | 1 | 1 | |
| Sulawesi Utara | 1 | 1 | |
| Sumatera Utara | 1 | 2 |
Jurusan mirip
Kalau Ilmu Ekonomi menarik buatmu, jurusan berikut biasanya juga cocok.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah Ilmu Ekonomi banyak hitungannya?
Cukup banyak. Matematika ekonomi, statistika, dan ekonometrika menjadi alat utama untuk menguji teori dengan data. Namun penekanannya pada penalaran model dan penafsiran hasil, bukan sekadar kecepatan berhitung.
Apa bedanya dengan jurusan Manajemen?
Ilmu Ekonomi mempelajari perilaku pasar dan kebijakan pada skala luas, sedangkan Manajemen melatih pengelolaan organisasi. Lulusan Ilmu Ekonomi lebih sering bekerja pada peran analisis, riset, dan kebijakan.
Apakah lulusannya hanya bisa jadi peneliti?
Tidak. Kemampuan mengolah data dan membaca kondisi pasar dipakai di perbankan, lembaga investasi, konsultan, instansi pemerintah, hingga perusahaan teknologi yang membutuhkan analis.
Ada berapa kampus yang membuka jurusan Ilmu Ekonomi?
Saat ini tercatat 28 kampus dengan 30 program studi Ilmu Ekonomi yang datanya sudah terbit di Universitas.id. Jumlahnya bertambah seiring pembaruan data PDDikti.
Sumber data
Sumber: SNPMB, BAN-PT & LAM, dan kompilasi Universitas.id daftar kampus & program studi
Sumber: SNPMB (SIDATA) daya tampung, peminat & keketatan
Sumber: Situs resmi kampus biaya kuliah
Rincian metode pengambilan ada di Sumber Data dan Metodologi. Menemukan angka yang keliru? Laporkan di sini.