Lompat ke konten utama
Universitas.id

Profesi

Ahli Peternakan

Ahli peternakan mengelola produksi ternak, mencakup pakan, reproduksi, kandang, dan kesehatan kelompok agar produktivitas dan mutu terjaga.

Sehari-hari mengerjakan apa?

Ahli peternakan menangani sisi produksi hewan ternak seperti unggas, sapi perah dan potong, kambing, atau babi. Kegiatan hariannya mencakup menyusun formulasi pakan sesuai kebutuhan dan biaya, memantau pertumbuhan dan produksi, mengelola program reproduksi termasuk inseminasi buatan, mengatur kondisi kandang seperti suhu, kepadatan, dan ventilasi, serta menerapkan biosekuriti untuk mencegah masuknya penyakit. Ia bekerja sama dengan dokter hewan untuk penanganan kesehatan, dan dengan bagian pemasaran untuk perencanaan panen atau produksi susu dan telur. Di industri pakan dan obat hewan, perannya bergeser ke penelitian formula dan pendampingan teknis peternak. Tempat kerjanya meliputi peternakan komersial, perusahaan pakan ternak, industri pengolahan hasil ternak, koperasi peternak, dinas peternakan, dan lembaga penelitian. Jenjang kariernya berkembang dari staf produksi ke penyelia kandang, manajer farm, spesialis nutrisi atau reproduksi, hingga konsultan teknis. Profesi ini cocok bagi orang yang telaten, tidak keberatan bekerja dengan hewan dan bau kandang, serta disiplin pada jadwal harian. Kurang cocok bagi yang menginginkan pekerjaan kantor bersih dan jam kerja tetap, karena ternak memerlukan perhatian setiap hari termasuk akhir pekan.

Tugas utama

  • Menyusun formulasi dan jadwal pemberian pakan
  • Memantau pertumbuhan dan tingkat produksi ternak
  • Mengelola program reproduksi dan pencatatan silsilah
  • Mengatur kondisi kandang dan kepadatan ternak
  • Menerapkan prosedur biosekuriti
  • Berkoordinasi dengan dokter hewan untuk penanganan kesehatan
  • Menghitung biaya produksi dan efisiensi pakan
  • Menyusun laporan produksi peternakan

Keterampilan yang dipakai

Teknis

  • Nutrisi dan formulasi pakan ternak
  • Manajemen reproduksi ternak
  • Manajemen kandang dan lingkungan
  • Biosekuriti dan pencegahan penyakit
  • Pencatatan dan analisis data produksi
  • Penanganan hasil ternak

Non-teknis

  • Ketelatenan
  • Kedisiplinan jadwal
  • Kepemimpinan pekerja kandang
  • Pengamatan yang cermat
  • Ketahanan kerja lapangan

Jalur pendidikannya

S1 Peternakan (±4 tahun) atau D3/D4 bidang produksi ternak → magang di peternakan komersial → staf produksi atau teknis lapangan → penyelia dan manajer farm, atau spesialis nutrisi dan reproduksi.

Sertifikasi atau izin yang biasanya diperlukan

  • Sertifikat kompetensi inseminasi buatan
  • Sertifikat penerapan cara budidaya ternak yang baik
  • Sertifikat biosekuriti peternakan

Kampus yang membuka jurusannya

Program studi terbit dengan data paling lengkap. Bukan peringkat.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa bedanya ahli peternakan dan dokter hewan?

Ahli peternakan fokus pada produksi, pakan, reproduksi, dan manajemen kandang, sedangkan dokter hewan berwenang menangani diagnosis dan pengobatan penyakit hewan.

Apakah harus tinggal di lokasi peternakan?

Untuk peran produksi, sering demikian, karena ternak memerlukan pemantauan harian. Peran di industri pakan atau pemasaran teknis lebih fleksibel lokasinya.

Apakah bidang ini menjanjikan untuk wirausaha?

Bisa, terutama pada unggas dan ternak kecil dengan siklus produksi cepat, meski risiko harga pakan dan penyakit perlu diperhitungkan sejak awal.

Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui deskripsi disusun sendiri, bukan salinan sumber mana pun

Simpan kampus favorit dan lihat hasil lengkapmu.

Daftar gratis