Profesi
Teknisi Perawatan Pesawat
Teknisi perawatan pesawat memeriksa, merawat, dan memperbaiki pesawat terbang sesuai jadwal dan prosedur keselamatan penerbangan yang ketat.
Sehari-hari mengerjakan apa?
Teknisi perawatan pesawat, yang sering disebut aircraft maintenance engineer, bertanggung jawab memastikan pesawat laik terbang. Pekerjaannya mengikuti manual pabrikan dan jadwal perawatan yang sangat rinci: pemeriksaan sebelum dan sesudah penerbangan, perawatan berkala, penggantian komponen, pemeriksaan sistem hidrolik, kelistrikan, avionik, dan mesin, sampai perbaikan kerusakan yang dilaporkan awak pesawat. Setiap pekerjaan wajib dicatat dan disahkan karena berkaitan langsung dengan keselamatan penumpang. Sebagian besar kegiatan berlangsung di hanggar atau apron bandara, sering pada malam hari karena pesawat dirawat saat tidak beroperasi. Tempat kerjanya meliputi maskapai penerbangan, perusahaan perawatan pesawat, bandara, operator penerbangan carter dan kargo, serta industri manufaktur pesawat. Jenjang kariernya bergerak dari teknisi pemula ke teknisi bersertifikat dengan kewenangan pengesahan, inspektur perawatan, perencana perawatan, hingga manajer teknik. Profesi ini cocok bagi orang yang sangat disiplin mengikuti prosedur, teliti, dan tenang di bawah tekanan jadwal penerbangan. Kurang cocok bagi yang tidak nyaman bekerja malam, bekerja di ketinggian, atau merasa terbebani oleh aturan dan dokumentasi yang tidak boleh dilanggar sedikit pun.
Tugas utama
- Melakukan pemeriksaan rutin sebelum dan sesudah penerbangan
- Menjalankan perawatan berkala sesuai manual
- Mengganti komponen yang telah mencapai batas pakai
- Memeriksa sistem mesin, hidrolik, kelistrikan, dan avionik
- Menelusuri dan memperbaiki kerusakan yang dilaporkan awak
- Melakukan uji fungsi setelah perbaikan
- Mencatat pekerjaan pada dokumen perawatan pesawat
- Menerapkan prosedur keselamatan kerja di area apron dan hanggar
Keterampilan yang dipakai
Teknis
- Perawatan sistem pesawat terbang
- Pembacaan manual dan dokumen teknis penerbangan
- Pemeriksaan struktur dan komponen
- Sistem avionik dan kelistrikan pesawat
- Regulasi kelaikudaraan
- Penggunaan alat ukur dan alat khusus perawatan
Non-teknis
- Kedisiplinan prosedur
- Ketelitian ekstrem
- Kerja tim
- Komunikasi teknis yang jelas
- Ketahanan kerja sif malam
Jalur pendidikannya
Pendidikan teknik penerbangan atau D3/D4 perawatan pesawat di sekolah tinggi penerbangan (±3–4 tahun) → pelatihan tipe pesawat → lisensi teknisi dari otoritas penerbangan sipil → teknisi bersertifikat hingga inspektur.
Sertifikasi atau izin yang biasanya diperlukan
- Lisensi Aircraft Maintenance Engineer dari otoritas penerbangan sipil
- Type rating untuk tipe pesawat tertentu
Jurusan yang mengarah ke sini
Kampus yang membuka jurusannya
Program studi terbit dengan data paling lengkap. Bukan peringkat.
-
S1 Teknik MesinUnggul
UI Kota Depok
-
S1 Teknik ElektroUnggul
UI Kota Depok
-
S1 Elektronika dan InstrumentasiUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Teknik ElektroUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Teknik MesinUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
D4 Teknologi Rekayasa ElektroUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
D4 Teknologi Rekayasa MesinBaik Sekali
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Teknik MesinUnggul
ITS Kota Surabaya
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah harus kuliah teknik penerbangan?
Jalur yang paling langsung adalah pendidikan perawatan pesawat yang diakui otoritas penerbangan, karena lisensi teknisi menuntut kurikulum dan jam praktik tertentu.
Apa itu type rating?
Pelatihan dan kewenangan khusus untuk menangani tipe pesawat tertentu. Semakin banyak type rating yang dimiliki, semakin luas peluang kerjanya.
Apakah pekerjaannya berisiko?
Ada risiko kerja di ketinggian dan area apron, sehingga prosedur keselamatan dijalankan sangat ketat. Kesalahan kecil juga berdampak besar, sehingga disiplin menjadi syarat utama.
Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui deskripsi disusun sendiri, bukan salinan sumber mana pun