Lompat ke konten utama
Universitas.id

Profesi

Insinyur Elektro

Insinyur elektro menangani sistem kelistrikan, elektronika, dan kendali, mulai dari pembangkitan dan distribusi listrik hingga perangkat dan otomasi industri.

Sehari-hari mengerjakan apa?

Bidang teknik elektro sangat luas, sehingga pekerjaan insinyur elektro berbeda-beda menurut peminatannya. Di bidang tenaga listrik, ia merancang instalasi, menghitung kapasitas dan proteksi, mengawasi pemasangan panel dan gardu, serta memelihara sistem distribusi. Di bidang elektronika dan kendali, ia merancang rangkaian, memprogram pengendali logika untuk mesin, mengintegrasikan sensor, dan mengatur sistem otomasi pabrik. Ada pula peminatan telekomunikasi dan sistem tertanam yang lebih dekat ke perangkat digital. Sehari-hari pekerjaannya bercampur antara perhitungan, gambar teknik, pengujian di lapangan, dan penelusuran gangguan. Tempat kerjanya meliputi perusahaan listrik negara dan swasta, pabrik dengan sistem otomasi, kontraktor mekanikal-elektrikal, industri migas, pertambangan, telekomunikasi, dan perusahaan elektronika. Jenjang kariernya bergerak dari engineer pelaksana ke supervisor, manajer pemeliharaan atau proyek, spesialis proteksi dan otomasi, atau konsultan bersertifikat. Profesi ini cocok bagi orang yang teliti, disiplin pada prosedur keselamatan, dan senang menelusuri masalah yang tidak terlihat mata. Kurang cocok bagi yang ceroboh atau tidak nyaman bekerja dengan risiko listrik tegangan tinggi dan jadwal pemeliharaan di luar jam kerja normal.

Tugas utama

  • Merancang instalasi dan sistem kelistrikan
  • Menghitung kapasitas, beban, dan sistem proteksi
  • Membuat gambar diagram satu garis dan panel
  • Memprogram serta menguji sistem kendali dan otomasi
  • Mengawasi pemasangan peralatan listrik
  • Melakukan pemeliharaan dan pengujian berkala
  • Menelusuri gangguan kelistrikan
  • Menerapkan prosedur keselamatan kerja listrik

Keterampilan yang dipakai

Teknis

  • Sistem tenaga listrik dan proteksi
  • Elektronika dan rangkaian
  • Sistem kendali dan otomasi industri
  • Pembacaan dan pembuatan diagram kelistrikan
  • Pengukuran dan pengujian instalasi
  • Standar kelistrikan dan keselamatan

Non-teknis

  • Ketelitian tinggi
  • Disiplin keselamatan
  • Analisis masalah
  • Kerja tim lapangan
  • Komunikasi teknis

Jalur pendidikannya

S1 Teknik Elektro (±4 tahun) atau D3/D4 Teknik Listrik → magang industri → engineer pelaksana atau pemeliharaan → sertifikasi kompetensi ketenagalistrikan → jenjang supervisor dan spesialis.

Sertifikasi atau izin yang biasanya diperlukan

  • Sertifikat kompetensi ketenagalistrikan
  • Sertifikat K3 listrik
  • Program Profesi Insinyur (gelar Ir.)

Kampus yang membuka jurusannya

Program studi terbit dengan data paling lengkap. Bukan peringkat.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa peminatan teknik elektro yang paling banyak lowongannya?

Bidang tenaga listrik dan otomasi industri umumnya paling banyak menyerap, karena hampir semua pabrik dan infrastruktur memerlukan instalasi serta pemeliharaan kelistrikan.

Apakah teknik elektro sama dengan teknik komputer?

Berbeda tetapi bersinggungan. Teknik elektro mencakup kelistrikan, elektronika, kendali, dan telekomunikasi, sedangkan teknik komputer lebih fokus pada perangkat keras dan sistem komputasi.

Apakah pekerjaannya berbahaya?

Ada risiko yang nyata pada pekerjaan tegangan menengah dan tinggi, sehingga prosedur keselamatan, alat pelindung diri, dan sertifikasi kompetensi menjadi hal yang wajib.

Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui deskripsi disusun sendiri, bukan salinan sumber mana pun

Simpan kampus favorit dan lihat hasil lengkapmu.

Daftar gratis