Profesi
Arsitek Lanskap
Arsitek lanskap merancang ruang luar seperti taman, ruang publik, dan kawasan hijau dengan mempertimbangkan tanaman, air, iklim, dan aktivitas penggunanya.
Sehari-hari mengerjakan apa?
Arsitek lanskap merancang bagian luar bangunan dan kawasan: taman kota, plaza, area kampus, resor, kawasan perumahan, tepi sungai, hingga penataan ruang hijau untuk pengendalian air hujan. Pekerjaannya dimulai dari analisis tapak, meliputi kondisi tanah, drainase, iklim mikro, vegetasi yang ada, dan pola pergerakan orang. Setelah itu ia menyusun konsep, membuat gambar rencana penanaman, perkerasan, penerangan, dan sistem pengairan, memilih jenis tanaman yang sesuai iklim setempat, serta menghitung anggaran. Saat pelaksanaan, ia mengawasi penanaman dan pembangunan elemen keras, lalu menyusun panduan pemeliharaan agar rancangan tetap hidup bertahun-tahun. Tempat kerjanya meliputi biro lanskap, konsultan perencana, pengembang properti dan kawasan wisata, dinas pertamanan, serta praktik mandiri. Jenjang kariernya berkembang dari desainer junior ke arsitek lanskap proyek, principal biro, atau spesialis bidang tertentu seperti lanskap ekologis dan restorasi kawasan. Profesi ini cocok bagi orang yang menyukai tanaman dan desain sekaligus, sabar karena hasil rancangan baru terlihat matang setelah beberapa tahun, dan mau memahami sisi teknis seperti drainase dan struktur tanah. Kurang cocok bagi yang tidak tertarik pada pemeliharaan jangka panjang.
Tugas utama
- Menganalisis kondisi tapak dan vegetasi eksisting
- Menyusun konsep dan gambar rencana lanskap
- Memilih jenis tanaman sesuai iklim dan fungsi
- Merancang sistem drainase dan pengairan taman
- Menghitung anggaran dan volume pekerjaan lanskap
- Berkoordinasi dengan arsitek dan insinyur sipil
- Mengawasi pelaksanaan penanaman dan elemen keras
- Menyusun panduan pemeliharaan lanskap
Keterampilan yang dipakai
Teknis
- Perancangan lanskap dan analisis tapak
- Pengetahuan tanaman dan hortikultura
- Gambar teknik dan pemodelan digital
- Drainase dan pengelolaan air permukaan
- Estimasi biaya pekerjaan lanskap
- Prinsip ekologi kawasan
Non-teknis
- Kepekaan estetika
- Kesabaran jangka panjang
- Komunikasi dengan klien
- Kolaborasi lintas disiplin
- Ketelitian
Jalur pendidikannya
S1 Arsitektur Lanskap atau Arsitektur dengan peminatan lanskap, sebagian melalui jalur pertanian atau agroteknologi (±4 tahun) → magang di biro lanskap → desainer lanskap → arsitek lanskap proyek, dengan opsi sertifikasi keahlian.
Sertifikasi atau izin yang biasanya diperlukan
- Sertifikat keahlian arsitektur lanskap dari asosiasi profesi
Jurusan yang mengarah ke sini
Kampus yang membuka jurusannya
Program studi terbit dengan data paling lengkap. Bukan peringkat.
-
S1 Arsitektur InteriorUnggul
UI Kota Depok
-
S1 ArsitekturUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Perencanaan Wilayah dan KotaUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Teknik PertanianUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 AgronomiUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 KehutananUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Pembangunan WilayahUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Agronomi dan HortikulturaUnggul
IPB Kota Bogor
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah arsitek lanskap sama dengan tukang taman?
Berbeda. Arsitek lanskap merancang keseluruhan tata ruang luar termasuk drainase, sirkulasi, dan pemilihan vegetasi, sedangkan pelaksana taman mengerjakan penanaman dan pemeliharaan.
Jurusan apa yang bisa mengantar ke profesi ini?
Arsitektur Lanskap adalah jalur paling langsung. Arsitektur, agroteknologi, kehutanan, dan perencanaan wilayah juga bisa menjadi pintu masuk dengan pendalaman tambahan.
Apakah harus paham tanaman secara detail?
Ya, karena pemilihan jenis tanaman yang tidak sesuai iklim dan kondisi tanah akan membuat rancangan gagal dalam beberapa musim.
Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui deskripsi disusun sendiri, bukan salinan sumber mana pun