Agroteknologi, yang di sebagian kampus disebut Agroekoteknologi, mempelajari cara membudidayakan tanaman secara efisien dan berkelanjutan. Mahasiswa belajar dasar agronomi, fisiologi tumbuhan, ilmu tanah dan kesuburan, pemuliaan tanaman, perlindungan tanaman dari hama dan penyakit, teknologi benih, pengelolaan air dan irigasi, serta teknologi budidaya modern seperti pertanian terlindung dan pertanian presisi. Kuliahnya menggabungkan teori, praktikum laboratorium, dan praktik di kebun percobaan, ditambah magang di perusahaan atau lembaga pertanian. Jurusan ini menyatukan beberapa bidang yang dahulu terpisah, seperti agronomi, ilmu tanah, dan hama penyakit tumbuhan, dengan peminatan yang dipilih pada semester lanjut. Jurusan ini cocok bagi siswa yang menyukai Biologi, tidak keberatan bekerja di lapangan, serta tertarik pada isu pangan dan lingkungan. Lulusan bekerja di perusahaan perkebunan dan agribisnis sebagai asisten kebun atau staf produksi, perusahaan benih dan pupuk, industri pelindung tanaman, lembaga penelitian pertanian, dinas pertanian dan penyuluhan, konsultan pertanian, serta wirausaha di bidang budidaya, benih, dan produk pertanian. Banyak kampus mewajibkan praktik kerja lapangan di perkebunan atau balai penelitian agar mahasiswa mengenal skala pengelolaan dan persoalan nyata yang dihadapi petani.
Kampus penyedia
46
kampus dengan data terbit
Program studi
61
prodi di seluruh Indonesia
Rentang biaya (UKT)
Belum ada data biaya
per semester
Keketatan rata-rata
Sedang
Indeks 40,3 · 2025
Indeks Persaingan adalah estimasi Universitas.id berbasis rasio daya tampung dan peminat. Ini bukan nilai ambang (passing grade) resmi SNPMB.
Baca metodologinya.
Apa yang dipelajari di Agroteknologi?
Mata kuliah
Dasar Agronomi
Fisiologi Tumbuhan
Ilmu Tanah dan Kesuburan Tanah
Pemuliaan Tanaman
Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan
Teknologi Benih
Pengelolaan Air dan Irigasi
Ekologi Pertanian
Bioteknologi Pertanian
Teknologi Budidaya Tanaman
Skill yang dilatih
Perencanaan dan pengelolaan budidaya
Identifikasi hama dan penyakit tanaman
Analisis kesuburan tanah
Praktik lapangan dan kebun percobaan
Pemuliaan dan seleksi tanaman
Pengumpulan dan analisis data agronomi
Penyuluhan kepada petani
Prospek kerja
Asisten kebun perusahaan perkebunan
Staf produksi dan riset perusahaan benih
Staf teknis industri pupuk dan pestisida
Penyuluh pertanian
Peneliti lembaga pertanian
Konsultan budidaya tanaman
Staf dinas pertanian
Wirausaha agribisnis budidaya
Rentang gaji
Belum ada data gaji terverifikasi.
Kami hanya menampilkan rentang gaji bila sumbernya bisa kami sebutkan.
Urutan organik berdasarkan akreditasi dan kelengkapan data — tidak ada slot berbayar di tabel ini.
Keketatan memakai Indeks Persaingan, bukan passing grade.
Semua 46 kampus + filter lanjutan
Anggota melihat seluruh kampus penyedia dan bisa menyaring berdasarkan jenjang, PTN/PTS, provinsi, biaya, dan keketatan.
Ajinomoto Foundation bersama PT Ajinomoto Indonesia
S2
Beasiswa dari yayasan yang berafiliasi dengan sebuah perusahaan pangan Jepang ini membiayai studi magister di universitas negeri terpilih di Jepang bagi lulusan sarjana asal Indone...
Jadwal belum diumumkan.
Pendaftaran umumnya dibuka sekali dalam setahun pada paruh pertama tahun; Jadwal pendaftaran mengikuti pengumuman resmi penyelenggara dan da...
Indofood Riset Nugraha adalah program bantuan dana penelitian dari sebuah perusahaan pangan nasional yang ditujukan bagi mahasiswa jenjang sarjana, magister, dan doktor yang sedang...
Jadwal belum diumumkan.
Pendaftaran umumnya dibuka sekali dalam setahun; Jadwal pendaftaran mengikuti pengumuman resmi penyelenggara dan dapat berubah setiap tahun.
Tidak. Sebagian besar lulusan bekerja di perusahaan perkebunan, benih, pupuk, penelitian, atau penyuluhan, meskipun berwirausaha di bidang budidaya juga menjadi pilihan.
Apa bedanya Agroteknologi dan Agribisnis?
Agroteknologi menekankan aspek teknis budidaya tanaman, sedangkan Agribisnis menekankan pengelolaan usaha, pemasaran, dan rantai pasok produk pertanian.
Apakah kuliahnya banyak di lapangan?
Cukup banyak. Praktik di kebun percobaan, laboratorium tanah, dan magang lapangan menjadi bagian penting dari kurikulum.
Ada berapa kampus yang membuka jurusan Agroteknologi?
Saat ini tercatat 46 kampus dengan 61 program studi Agroteknologi yang datanya sudah terbit di Universitas.id. Jumlahnya bertambah seiring pembaruan data PDDikti.
Sumber data
Sumber:
SNPMB, BAN-PT & LAM, dan kompilasi Universitas.id
·daftar kampus & program studi