Profesi
Insinyur Pertambangan
Insinyur pertambangan merencanakan dan mengawasi kegiatan penambangan mineral dan batu bara secara aman, efisien, dan sesuai peraturan.
Sehari-hari mengerjakan apa?
Insinyur pertambangan mengubah temuan cadangan menjadi rencana penambangan yang bisa dijalankan. Pekerjaannya mencakup perancangan tambang terbuka atau bawah tanah, penjadwalan produksi, perhitungan pengupasan lapisan penutup, pemilihan alat berat, perencanaan peledakan, pengelolaan kestabilan lereng, ventilasi untuk tambang bawah tanah, serta pengawasan keselamatan kerja. Ia juga menyusun laporan produksi, mengelola biaya operasi, dan memastikan kegiatan sesuai izin serta kewajiban reklamasi lahan. Sebagian besar waktu dihabiskan di lokasi tambang yang sering berada jauh dari kota, dengan pola kerja bergilir seperti beberapa minggu bekerja lalu libur beberapa hari. Tempat kerjanya meliputi perusahaan tambang mineral dan batu bara, kontraktor pertambangan, konsultan perencanaan tambang, penyedia alat berat, serta instansi pemerintah bidang energi dan sumber daya mineral. Jenjang kariernya bergerak dari engineer perencanaan atau pengawas lapangan ke superintendent, manajer tambang, hingga kepala teknik tambang bersertifikat. Profesi ini cocok bagi orang yang tahan bekerja di lingkungan berat, disiplin pada keselamatan, dan mampu memimpin banyak pekerja. Kurang cocok bagi yang tidak siap jauh dari keluarga dalam waktu lama.
Tugas utama
- Menyusun rencana dan desain penambangan
- Menghitung target produksi dan pengupasan
- Mengawasi kegiatan penambangan di lapangan
- Merencanakan dan mengawasi kegiatan peledakan
- Memantau kestabilan lereng dan kondisi tambang
- Menerapkan prosedur keselamatan pertambangan
- Mengelola penggunaan alat berat dan biaya operasi
- Menyusun laporan produksi dan kepatuhan izin
Keterampilan yang dipakai
Teknis
- Perancangan tambang terbuka dan bawah tanah
- Perencanaan produksi dan penjadwalan alat
- Teknik peledakan
- Geoteknik tambang dan kestabilan lereng
- Perangkat lunak perencanaan tambang
- Regulasi dan keselamatan pertambangan
Non-teknis
- Kepemimpinan lapangan
- Disiplin keselamatan
- Ketahanan fisik dan mental
- Pengambilan keputusan cepat
- Komunikasi dengan pekerja lapangan
Jalur pendidikannya
S1 Teknik Pertambangan (±4 tahun) → kerja praktik di lokasi tambang → engineer perencanaan atau pengawas produksi → sertifikasi pengawas operasional hingga kepala teknik tambang.
Sertifikasi atau izin yang biasanya diperlukan
- Sertifikat Pengawas Operasional Pertama, Madya, dan Utama
- Sertifikat juru ledak untuk pekerjaan peledakan
Jurusan yang mengarah ke sini
Kampus yang membuka jurusannya
Program studi terbit dengan data paling lengkap. Bukan peringkat.
-
S1 Teknik MesinUnggul
UI Kota Depok
-
S1 Teknik MesinUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Teknik GeologiUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Teknik GeodesiUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
D4 Teknologi Rekayasa MesinBaik Sekali
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Teknik MesinUnggul
ITS Kota Surabaya
-
S1 Teknik GeomatikaUnggul
ITS Kota Surabaya
-
D4 Teknologi Rekayasa Konversi EnergiBaik Sekali
ITS Kota Surabaya
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah kerja di tambang selalu jauh dari kota?
Sebagian besar lokasi tambang memang terpencil, meski ada posisi perencanaan dan kajian teknis yang berkantor di kota dengan kunjungan lapangan berkala.
Apa itu pola kerja roster?
Pola kerja bergilir, misalnya beberapa minggu bekerja penuh di lokasi lalu libur beberapa hari di rumah. Sistemnya berbeda-beda antarperusahaan.
Apa bedanya teknik pertambangan dan teknik geologi?
Geologi berfokus menemukan dan memahami keberadaan cadangan, sedangkan teknik pertambangan berfokus merancang dan menjalankan proses pengambilannya secara aman dan ekonomis.
Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui deskripsi disusun sendiri, bukan salinan sumber mana pun