Lompat ke konten utama
Universitas.id

Profesi

Surveyor Geodet

Surveyor geodet melakukan pengukuran dan pemetaan permukaan bumi untuk kebutuhan konstruksi, pertanahan, tambang, dan sistem informasi geospasial.

Sehari-hari mengerjakan apa?

Surveyor geodet menghasilkan data posisi dan bentuk permukaan bumi yang menjadi dasar hampir semua pekerjaan pembangunan. Kegiatannya meliputi pengukuran lapangan dengan alat seperti total station, GNSS, dan pemindai laser, pemotretan udara dengan drone, pengolahan data hasil ukur, penyusunan peta topografi, penentuan batas bidang tanah, serta pemasangan titik acuan untuk pelaksanaan konstruksi. Di proyek besar, ia memastikan bangunan, jalan, atau jalur pipa berdiri tepat pada posisi rencana. Di bidang pertanahan, pekerjaannya berkaitan dengan pengukuran bidang tanah dan pendaftaran hak. Di tambang, ia menghitung volume material dan memantau perubahan bentuk lereng. Tempat kerjanya mencakup konsultan survei dan pemetaan, kontraktor konstruksi, perusahaan tambang dan perkebunan, badan pertanahan, badan informasi geospasial, dan perusahaan teknologi geospasial. Jenjang kariernya bergerak dari surveyor lapangan ke koordinator survei, spesialis pengolahan data geospasial, manajer survei, hingga konsultan atau pemilik jasa survei. Pekerjaan ini cocok bagi orang yang teliti, sabar mengulang pengukuran, dan tidak masalah bekerja di luar ruangan. Kurang cocok bagi yang tidak nyaman dengan panas, medan sulit, dan pekerjaan yang menuntut akurasi tinggi tanpa toleransi.

Tugas utama

  • Melakukan pengukuran lapangan dengan alat survei
  • Memasang dan mengukur titik kontrol
  • Mengambil data pemetaan dengan drone atau pemindai laser
  • Mengolah data ukur menjadi peta dan model permukaan
  • Melakukan stake out posisi rencana di lokasi proyek
  • Menghitung volume galian, timbunan, atau material
  • Menyusun laporan hasil pengukuran
  • Mengelola basis data geospasial

Keterampilan yang dipakai

Teknis

  • Pengoperasian total station dan GNSS
  • Pengolahan data survei dan hitung perataan
  • Sistem informasi geografis
  • Fotogrametri dan pemetaan drone
  • Kartografi dan penyajian peta
  • Sistem koordinat dan proyeksi peta

Non-teknis

  • Ketelitian tinggi
  • Kesabaran
  • Ketahanan kerja luar ruangan
  • Kerja tim lapangan
  • Kedisiplinan pencatatan data

Jalur pendidikannya

D3/D4 atau S1 Teknik Geodesi dan Geomatika (±3–4 tahun) → kerja praktik lapangan → surveyor pelaksana → koordinator survei atau spesialis geospasial, dengan opsi sertifikasi kompetensi surveyor.

Sertifikasi atau izin yang biasanya diperlukan

  • Sertifikat kompetensi surveyor berlisensi
  • Sertifikat operator drone untuk pemetaan udara

Kampus yang membuka jurusannya

Program studi terbit dengan data paling lengkap. Bukan peringkat.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah pekerjaan surveyor akan digantikan drone?

Drone mengubah cara pengambilan data, tetapi pemahaman sistem koordinat, kontrol kualitas, dan pengolahan data tetap memerlukan tenaga terlatih.

Apakah bisa bekerja di bidang pertanahan?

Bisa. Pengukuran bidang tanah dan pendaftaran hak merupakan salah satu bidang kerja utama lulusan geodesi, baik di instansi maupun sebagai surveyor berlisensi.

Apakah pekerjaan ini banyak di luar kota?

Sering, terutama untuk proyek infrastruktur, perkebunan, dan tambang. Namun ada juga peran pengolahan data geospasial yang berbasis di kantor.

Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui deskripsi disusun sendiri, bukan salinan sumber mana pun

Simpan kampus favorit dan lihat hasil lengkapmu.

Daftar gratis