Profesi
Data Engineer
Data engineer membangun dan merawat saluran data serta gudang data agar tim analitik dan produk memiliki data yang bersih, lengkap, dan tepat waktu.
Sehari-hari mengerjakan apa?
Data engineer bertanggung jawab atas infrastruktur di balik semua pekerjaan analitik. Ia merancang cara data berpindah dari sumbernya, misalnya aplikasi, basis data transaksi, atau layanan pihak ketiga, menuju gudang data yang siap dianalisis. Pekerjaan hariannya meliputi membangun pipeline pengambilan dan transformasi data, menjadwalkan proses berkala, memantau kegagalan proses, memperbaiki data yang tidak konsisten, serta mengatur hak akses dan tata kelola data. Ia juga memikirkan biaya penyimpanan dan komputasi, karena data yang besar bisa menjadi mahal jika dikelola sembarangan. Tempat kerjanya adalah perusahaan yang datanya sudah cukup besar: e-commerce, fintech, perbankan, telekomunikasi, media, dan penyedia layanan cloud. Jenjang kariernya berkembang ke senior data engineer, arsitek data, platform engineer, atau kepala tim data. Profesi ini cocok bagi orang yang senang membangun sistem yang rapi, telaten memburu penyebab kegagalan proses, dan tenang menghadapi masalah yang muncul di luar jam kerja. Kurang cocok bagi yang ingin pekerjaan dengan hasil visual yang langsung terlihat, karena keberhasilan data engineer justru terasa ketika tidak ada yang mengeluh.
Tugas utama
- Membangun pipeline pengambilan dan transformasi data
- Merancang skema gudang data
- Menjadwalkan dan memantau proses data berkala
- Menelusuri penyebab kegagalan pipeline
- Menjaga kualitas dan konsistensi data
- Mengelola hak akses dan tata kelola data
- Mengoptimalkan performa serta biaya penyimpanan
- Mendukung kebutuhan data dari tim analitik
Keterampilan yang dipakai
Teknis
- SQL lanjutan
- Python atau Scala untuk pemrosesan data
- Perancangan gudang data dan pemodelan dimensi
- Alat orkestrasi pipeline
- Layanan cloud untuk data
- Pemrosesan data batch dan streaming
Non-teknis
- Ketelitian sistematis
- Pemecahan masalah
- Manajemen prioritas
- Komunikasi dengan pengguna data
- Kedisiplinan dokumentasi
Jalur pendidikannya
S1 bidang komputer atau data (±4 tahun) → pengalaman sebagai backend engineer atau data analyst → peran data engineer → spesialisasi arsitektur data atau platform data.
Jurusan yang mengarah ke sini
Kampus yang membuka jurusannya
Program studi terbit dengan data paling lengkap. Bukan peringkat.
-
S1 Ilmu KomputerUnggul
UI Kota Depok
-
S1 Sistem InformasiUnggul
UI Kota Depok
-
S1 Ilmu KomputerUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Ilmu KomputerUnggul
IPB Kota Bogor
-
S1 Teknik InformatikaUnggul
ITS Kota Surabaya
-
S1 Sistem InformasiUnggul
ITS Kota Surabaya
-
S1 Sistem InformasiUnggul
Unair Kota Surabaya
-
S1 Teknologi Sains DataBaik Sekali
Unair Kota Surabaya
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah data engineer sama dengan database administrator?
Berbeda. Database administrator fokus mengelola dan mengamankan basis data yang berjalan, sedangkan data engineer membangun alur perpindahan dan transformasi data untuk kebutuhan analitik.
Apakah bisa langsung menjadi data engineer setelah lulus?
Bisa di beberapa perusahaan, tetapi banyak orang masuk melalui peran backend engineer atau analis data lebih dulu karena peran ini menuntut kemampuan rekayasa perangkat lunak.
Apa keterampilan paling penting untuk pemula?
SQL yang kuat, satu bahasa pemrograman, dan pemahaman cara kerja basis data serta pemrosesan data dalam jumlah besar.
Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui deskripsi disusun sendiri, bukan salinan sumber mana pun