Jurusan Film dan Televisi
Film dan Televisi mempelajari pembuatan karya audio visual dari gagasan sampai siap ditonton. Mahasiswa belajar penulisan skenario, penyutradaraan, sinematografi, tata suara, tata artistik, penyuntingan gambar, produksi program televisi, dokumenter, serta manajemen produksi. Selain praktik, diberikan pula kajian film, sejarah sinema, dan analisis naratif agar mahasiswa memahami mengapa sebuah adegan bekerja. Cara belajarnya berbasis proyek dan kerja tim: setiap produksi menuntut pembagian peran, jadwal, anggaran, dan koordinasi lapangan, sehingga disiplin serta kemampuan bekerja sama sama pentingnya dengan kreativitas. Portofolio karya menjadi bekal utama saat memasuki industri. Jurusan ini cocok bagi siswa yang senang bercerita, tahan bekerja panjang di lokasi syuting, dan mampu menerima kritik atas karyanya. Perlu diperhitungkan biaya produksi tugas dan ketersediaan peralatan kampus. Banyak lulusan memulai karier sebagai kru pada produksi kecil sebelum memegang peran utama, sehingga jaringan kerja dan pengalaman lapangan tumbuh bersamaan dengan portofolionya. Lulusan bekerja sebagai sutradara, penulis skenario, penata kamera, penyunting gambar, penata suara, produser dan manajer produksi, pekerja rumah produksi dan stasiun televisi, pembuat konten untuk platform digital, serta staf produksi iklan dan dokumenter.
Kampus penyedia
9
kampus dengan data terbit
Program studi
9
prodi di seluruh Indonesia
Rentang biaya (UKT)
Belum ada data biaya
per semester
Keketatan rata-rata
Ketat
Indeks 68,5 · 2025
Indeks Persaingan adalah estimasi Universitas.id berbasis rasio daya tampung dan peminat. Ini bukan nilai ambang (passing grade) resmi SNPMB. Baca metodologinya.
Apa yang dipelajari di Film dan Televisi?
Mata kuliah
- Penulisan Skenario
- Penyutradaraan
- Sinematografi
- Tata Suara
- Tata Artistik
- Penyuntingan Gambar
- Produksi Program Televisi
- Film Dokumenter
- Manajemen Produksi
- Kajian dan Sejarah Film
Skill yang dilatih
- Penulisan cerita dan skenario
- Pengoperasian kamera dan pencahayaan
- Penyuntingan audio visual
- Penyutradaraan dan pengarahan pemain
- Manajemen produksi dan anggaran
- Kerja tim di lokasi
- Analisis naratif
Prospek kerja
- Sutradara
- Penulis skenario
- Penata kamera
- Penyunting gambar
- Penata suara
- Produser dan manajer produksi
- Pekerja rumah produksi dan stasiun televisi
- Pembuat konten platform digital
Rentang gaji
Belum ada data gaji terverifikasi.
Kami hanya menampilkan rentang gaji bila sumbernya bisa kami sebutkan.
10 kampus rekomendasi
9 kampus menyediakan 9 prodi Film dan Televisi.
| Kampus & prodi | Kota | Jenjang | Akreditasi | Biaya (UKT) | Keketatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Unej S1 Televisi dan Film | Kabupaten Jember | S1 | Unggul | Belum ada data | Sedang · 57 |
| ISI Denpasar D4 Produksi Film dan Televisi | Kota Denpasar | D4 | Unggul | Belum ada data | Longgar · 30 |
| Unpad S1 Televisi dan Film | Kota Bandung | S1 | Baik Sekali | Belum ada data | Ekstrem · 95 |
| ISI Yogyakarta S1 Film dan Televisi | Kabupaten Bantul | S1 | Baik Sekali | Belum ada data | Ketat · 75 |
| ISI Surakarta S1 Televisi dan Film | Kota Surakarta | S1 | Baik Sekali | Belum ada data | Sedang · 50 |
| UI D4 Produksi Media | Kota Depok | D4 | Baik | Belum ada data | Ekstrem · 95 |
| UPI S1 Film dan Televisi | Kota Bandung | S1 | Baik | Belum ada data | Ketat · 76 |
| ISBI Bandung D4 Televisi dan Film | Kota Bandung | D4 | Baik | Belum ada data | Ketat · 76 |
| Polimedia D3 Penyiaran | Kota Administrasi Jakarta Selatan | D3 | Baik | Belum ada data | Sedang · 59 |
Urutan organik berdasarkan akreditasi dan kelengkapan data — tidak ada slot berbayar di tabel ini. Keketatan memakai Indeks Persaingan, bukan passing grade.
Sebaran kampus per provinsi
Di mana jurusan Film dan Televisi paling banyak dibuka.
| Provinsi | Kampus | Prodi | Sebaran |
|---|---|---|---|
| Jawa Barat | 4 | 4 | |
| Bali | 1 | 1 | |
| DI Yogyakarta | 1 | 1 | |
| DKI Jakarta | 1 | 1 | |
| Jawa Tengah | 1 | 1 | |
| Jawa Timur | 1 | 1 |
Jurusan mirip
Kalau Film dan Televisi menarik buatmu, jurusan berikut biasanya juga cocok.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah kuliah film mahal?
Produksi tugas membutuhkan biaya peralatan, lokasi, dan tim. Sebagian kampus menyediakan peminjaman alat dan studio, jadi fasilitas ini sebaiknya dibandingkan sebelum memilih.
Apakah harus punya kamera sendiri?
Tidak harus. Banyak kampus menyediakan peminjaman peralatan, meski memiliki perangkat sendiri memudahkan latihan dan pengerjaan proyek pribadi.
Apa bedanya dengan Ilmu Komunikasi peminatan broadcasting?
Program Film dan Televisi memberi porsi praktik produksi yang jauh lebih besar, sedangkan peminatan penyiaran di Ilmu Komunikasi tetap berpijak pada teori komunikasi secara luas.
Ada berapa kampus yang membuka jurusan Film dan Televisi?
Saat ini tercatat 9 kampus dengan 9 program studi Film dan Televisi yang datanya sudah terbit di Universitas.id. Jumlahnya bertambah seiring pembaruan data PDDikti.
Sumber data
Sumber: SNPMB, BAN-PT & LAM, dan kompilasi Universitas.id daftar kampus & program studi
Sumber: SNPMB (SIDATA) daya tampung, peminat & keketatan
Sumber: Situs resmi kampus biaya kuliah
Rincian metode pengambilan ada di Sumber Data dan Metodologi. Menemukan angka yang keliru? Laporkan di sini.