S1 Televisi dan Film
Institut Seni Indonesia Surakarta · Fakultas Seni Rupa dan Desain · Kota Surakarta
Akreditasi prodi
Baik Sekali
berlaku sampai 11 Jul 2028
Daya tampung 2025
45
jalur SNBP
Peminat 2025
248
rasio 1 : 5,5
Rentang biaya
Belum ada data
Ingin membandingkan dengan kampus lain? Lihat hub jurusan Film dan Televisi atau Film dan Televisi di Jawa Tengah .
Daya tampung & peminat
Angka resmi seleksi masuk S1 Televisi dan Film di ISI Surakarta.
| Tahun | Jalur | Daya tampung | Peminat | Rasio | Indeks Persaingan |
|---|---|---|---|---|---|
| 2025 | SNBP | 45 | 248 | 1 : 5,5 | Sedang · 50 |
| 2025 | SNBT | 63 | 319 | 1 : 5,1 | Sedang · 56 |
Rasio dibaca "1 kursi : sekian peminat". Indeks Persaingan bukan passing grade — lihat metodologinya.
Tren 5 tahun & grafik
Anggota melihat daya tampung dan peminat setiap tahun, grafik trennya, serta rincian Indeks Persaingan per jalur.
Data 5 tahun tersedia
Gratis, 30 detik. Sudah punya akun? Masuk
Biaya kuliah
Belum ada data biaya untuk prodi ini.
Belum ada data biaya
Kami hanya menampilkan biaya yang bisa ditelusuri ke sumber resmi kampus. Untuk prodi ini datanya belum tersedia.
Jalur masuk
Jalur seleksi yang datanya tercatat untuk S1 Televisi dan Film di ISI Surakarta.
-
Tersedia
SNBP
SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi)
-
Data SNBT S1 Televisi dan FilmTersedia
SNBT
SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes)
Mata kuliah inti & prospek karier
Apa yang dipelajari dan ke mana lulusannya biasanya bekerja.
Mata kuliah inti
- Penulisan Skenario
- Penyutradaraan
- Sinematografi
- Tata Suara
- Tata Artistik
- Penyuntingan Gambar
- Produksi Program Televisi
- Film Dokumenter
- Manajemen Produksi
- Kajian dan Sejarah Film
Sumber daftar: Kampus ini belum mempublikasikan daftar mata kuliahnya. Daftar berikut adalah mata kuliah umum jurusan Film dan Televisi di Indonesia, bukan kurikulum resmi kampus ini.
Prospek karier
- Sutradara
- Penulis skenario
- Penata kamera
- Penyunting gambar
- Penata suara
- Produser dan manajer produksi
- Pekerja rumah produksi dan stasiun televisi
- Pembuat konten platform digital
Sumber daftar: Prospek karier umum lulusan jurusan Film dan Televisi, bukan data penelusuran alumni kampus ini.
Prodi serupa di kampus lain
Perbandingan biaya dan keketatan Film dan Televisi di kampus lain.
| Kampus | Kota | Akreditasi | Biaya (UKT) | Keketatan |
|---|---|---|---|---|
| UI D4 Produksi Media | Kota Depok | Baik | Belum ada data | Ekstrem · 95 |
| Unpad S1 Televisi dan Film | Kota Bandung | Baik Sekali | Belum ada data | Ekstrem · 95 |
| Unej S1 Televisi dan Film | Kabupaten Jember | Unggul | Belum ada data | Sedang · 57 |
Biaya adalah rentang UKT terendah–tertinggi yang tercatat. Keketatan memakai Indeks Persaingan tahun terakhir yang tersedia.
Semua kampus dengan prodi ini
Anggota melihat seluruh kampus penyedia, lengkap dengan biaya dan keketatannya, serta bisa mengurutkannya.
5 kampus lain menyediakan prodi ini
Gratis, 30 detik. Sudah punya akun? Masuk
Pertanyaan yang sering diajukan
Jawaban disusun dari data S1 Televisi dan Film ISI Surakarta yang kami simpan, bukan dari template.
Apa akreditasi S1 Televisi dan Film di Institut Seni Indonesia Surakarta?
Peringkat akreditasi S1 Televisi dan Film Institut Seni Indonesia Surakarta adalah Baik Sekali dari BAN-PT, berlaku sampai 11 Jul 2028.
Berapa daya tampung dan peminat S1 Televisi dan Film Institut Seni Indonesia Surakarta?
Pada seleksi 2025 jalur SNBP, daya tampung S1 Televisi dan Film Institut Seni Indonesia Surakarta adalah 45 kursi dengan 248 peminat — rasio 1 : 5,5.
Apakah Indeks Persaingan sama dengan passing grade?
Indeks Persaingan adalah estimasi Universitas.id berbasis rasio daya tampung dan peminat. Ini bukan nilai ambang (passing grade) resmi SNPMB. Metodologi lengkapnya bisa kamu baca di halaman Metodologi.
Sumber data
Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui Profil prodi
Sumber: SNPMB / SIDATA Diperbarui Daya tampung & peminat
Sumber: BAN-PT & LAM Akreditasi (BAN-PT)
Data terakhir diperbarui 15 Sep 2026. Menemukan angka yang keliru? Laporkan data salah — kami memeriksa setiap laporan terhadap sumber resmi.