Studi di universitas keagamaan tertua di Kairo merupakan tujuan yang telah lama diminati pelajar Indonesia, terutama lulusan madrasah aliyah dan pesantren. Untuk calon mahasiswa asal Indonesia, proses masuk umumnya melalui seleksi yang diselenggarakan kementerian yang membidangi urusan agama bersama perwakilan universitas tersebut, mencakup ujian tulis kemampuan bahasa Arab dan ilmu keislaman serta ujian lisan. Universitas memberikan pembebasan biaya kuliah bagi mahasiswa yang diterima, sementara tunjangan hidup dan asrama hanya tersedia bagi sebagian penerima sesuai kuota yang ditetapkan, sehingga banyak mahasiswa tetap menanggung biaya hidup secara mandiri atau melalui bantuan lembaga lain. Bidang studi yang tersedia meliputi syariah, ushuluddin, bahasa Arab, dakwah, serta beberapa bidang umum. Karena mekanisme seleksi dan skema bantuan dapat berubah, calon pendaftar perlu mengikuti pengumuman resmi dan tidak bergantung pada jalur perantara yang tidak jelas legalitasnya.