Profesi
Konselor Sekolah
Konselor sekolah mendampingi siswa dalam masalah belajar, pribadi, sosial, dan perencanaan karier melalui layanan bimbingan dan konseling.
Sehari-hari mengerjakan apa?
Konselor sekolah, atau guru bimbingan dan konseling, bertugas membantu siswa berkembang secara utuh, bukan hanya secara akademik. Kegiatan hariannya mencakup layanan konseling individual bagi siswa yang menghadapi masalah, bimbingan kelompok, layanan klasikal tentang topik seperti kebiasaan belajar dan pergaulan, asesmen minat dan bakat, serta pendampingan pemilihan jurusan dan rencana setelah lulus. Ia juga menangani kasus seperti perundungan, konflik antar siswa, penurunan motivasi, masalah keluarga yang memengaruhi sekolah, dan bila diperlukan merujuk ke psikolog atau layanan kesehatan. Bagian penting dari pekerjaannya adalah menjaga kepercayaan siswa sekaligus berkoordinasi dengan wali kelas dan orang tua tanpa membocorkan hal yang seharusnya dirahasiakan. Tempat kerjanya adalah SMP, SMA, SMK, madrasah, dan sebagian sekolah dasar, serta lembaga pendidikan nonformal. Jenjang kariernya dapat menuju koordinator bimbingan dan konseling, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, pengawas, atau melanjutkan ke jalur psikologi pendidikan. Profesi ini cocok bagi orang yang sabar mendengar, tidak cepat menghakimi, dan mampu menjaga rahasia. Kurang cocok bagi yang menyukai peran menghukum, karena inti pekerjaannya adalah pendampingan, bukan penertiban.
Tugas utama
- Memberikan layanan konseling individual
- Menjalankan bimbingan kelompok dan klasikal
- Melakukan asesmen minat, bakat, dan kebutuhan siswa
- Mendampingi siswa memilih jurusan dan rencana studi lanjut
- Menangani kasus perundungan dan konflik antar siswa
- Berkoordinasi dengan wali kelas dan orang tua
- Merujuk kasus tertentu ke tenaga profesional lain
- Menyusun program dan laporan layanan bimbingan
Keterampilan yang dipakai
Teknis
- Teknik konseling individual dan kelompok
- Asesmen minat dan bakat
- Bimbingan karier
- Penyusunan program bimbingan dan konseling
- Manajemen kasus siswa
- Etika layanan konseling
Non-teknis
- Mendengarkan tanpa menghakimi
- Menjaga kerahasiaan
- Empati
- Kesabaran
- Kemampuan membangun kepercayaan remaja
Jalur pendidikannya
S1 Bimbingan dan Konseling (±4 tahun) → Pendidikan Profesi Guru bimbingan dan konseling atau pendidikan profesi konselor sesuai ketentuan → bertugas sebagai guru bimbingan dan konseling di sekolah.
Sertifikasi atau izin yang biasanya diperlukan
- Sertifikat Pendidik bidang bimbingan dan konseling
- Sertifikat pelatihan asesmen minat dan bakat
Jurusan yang mengarah ke sini
Kampus yang membuka jurusannya
Program studi terbit dengan data paling lengkap. Bukan peringkat.
-
S1 PsikologiUnggul
UI Kota Depok
-
S1 Ilmu Kesejahteraan SosialUnggul
UI Kota Depok
-
S1 Pembangunan Sosial dan KesejahteraanUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 PsikologiUnggul
UGM Kabupaten Sleman
-
S1 Ilmu Keluarga dan KonsumenUnggul
IPB Kota Bogor
-
S1 PsikologiUnggul
Unair Kota Surabaya
-
S1 PsikologiUnggul
Undip Kota Semarang
-
S1 Kesejahteraan SosialUnggul
Unpad Kota Bandung
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah konselor sekolah sama dengan psikolog?
Berbeda. Konselor sekolah berlatar pendidikan bimbingan dan konseling untuk layanan di sekolah, sedangkan psikolog memiliki kewenangan asesmen klinis melalui pendidikan profesi psikologi.
Apakah guru BK bertugas menghukum siswa?
Tidak. Perannya adalah mendampingi dan membantu siswa menyelesaikan masalah, meski dalam praktiknya sebagian sekolah masih keliru menempatkannya sebagai penegak disiplin.
Apakah bisa bekerja di luar sekolah?
Bisa. Lulusan bimbingan dan konseling juga bekerja di lembaga pelatihan, pusat pengembangan karier, dan organisasi layanan remaja.
Sumber: Kompilasi Universitas.id Diperbarui deskripsi disusun sendiri, bukan salinan sumber mana pun