Data sedang dilengkapi
Jurusan Hukum Keluarga Islam
Hukum Keluarga Islam, yang di banyak kampus dikenal dengan nama Ahwal Syakhsiyyah, mempelajari aturan Islam mengenai perkawinan, perceraian, nasab, pengasuhan anak, wasiat, dan waris, serta bagaimana aturan itu diterapkan dalam sistem hukum Indonesia. Mahasiswa mempelajari fikih munakahat dan mawaris, ushul fikih, kaidah fikih, tafsir dan hadis ayat hukum, sejarah pembentukan hukum Islam, kompilasi hukum Islam, hukum perdata nasional, serta hukum acara peradilan agama. Karena rujukan utamanya berbahasa Arab, mahasiswa dibekali kemampuan membaca kitab, sementara sisi praktiknya dilatih melalui peradilan semu, praktik di kantor urusan agama, dan magang di pengadilan agama. Jurusan ini banyak dibuka di perguruan tinggi keagamaan Islam. Cocok bagi siswa yang tekun membaca, tertarik pada kajian hukum sekaligus keislaman, dan sabar menelaah perbedaan pendapat antar mazhab. Lulusan bekerja di lingkungan peradilan agama, menjadi penghulu dan penyuluh agama setelah seleksi tersendiri, staf kantor urusan agama, mediator dan konsultan keluarga, pengelola lembaga zakat dan wakaf, pendamping hukum di lembaga bantuan hukum, tenaga pendidik, serta peneliti hukum Islam.
Kampus penyedia
0
kampus dengan data terbit
Program studi
0
prodi di seluruh Indonesia
Rentang biaya (UKT)
Belum ada data biaya
per semester
Keketatan rata-rata
Belum ada data
Apa yang dipelajari di Hukum Keluarga Islam?
Mata kuliah
- Fikih Munakahat
- Fikih Mawaris
- Ushul Fikih
- Kaidah Fikih
- Tafsir dan Hadis Ayat Hukum
- Kompilasi Hukum Islam
- Hukum Perdata Indonesia
- Hukum Acara Peradilan Agama
- Perbandingan Mazhab
- Sejarah Peradilan Islam
Skill yang dilatih
- Analisis dalil dan pendapat mazhab
- Penerapan hukum keluarga
- Perhitungan pembagian waris
- Mediasi dan konsultasi keluarga
- Membaca literatur berbahasa Arab
- Penyusunan dokumen hukum
- Komunikasi dengan masyarakat
Prospek kerja
- Staf dan tenaga teknis peradilan agama
- Penghulu dan penyuluh agama melalui seleksi
- Staf kantor urusan agama
- Mediator dan konsultan keluarga
- Advokat setelah pendidikan profesi
- Pengelola lembaga zakat dan wakaf
- Guru dan dosen bidang hukum Islam
- Peneliti hukum Islam
Rentang gaji
Belum ada data gaji terverifikasi.
Kami hanya menampilkan rentang gaji bila sumbernya bisa kami sebutkan.
10 kampus rekomendasi
0 kampus menyediakan 0 prodi Hukum Keluarga Islam.
Belum ada kampus yang terdata
Belum ada prodi terbit yang cocok dengan kriteria ini. Data bertambah setiap kali impor PDDikti dan SNPMB dijalankan.
Sebaran kampus per provinsi
Di mana jurusan Hukum Keluarga Islam paling banyak dibuka.
Belum ada sebaran wilayah
Data provinsi akan muncul setelah kampus penyedia jurusan ini terbit.
Jurusan mirip
Kalau Hukum Keluarga Islam menarik buatmu, jurusan berikut biasanya juga cocok.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah nama jurusan ini sama dengan Ahwal Syakhsiyyah?
Ya. Sejumlah kampus memakai nama Ahwal Syakhsiyyah atau Al-Ahwal Al-Syakhshiyyah, sedangkan sebagian lain memakai nama Hukum Keluarga Islam untuk program yang sama.
Apakah harus bisa bahasa Arab?
Kemampuan dasar sangat membantu karena banyak rujukan berbahasa Arab, tetapi kampus umumnya mengajarkannya bertahap sehingga lulusan sekolah umum tetap bisa mengikuti.
Apakah lulusannya bisa berkarier di luar peradilan agama?
Bisa. Banyak lulusan bekerja sebagai pendamping hukum, mediator, pengelola lembaga keagamaan dan filantropi, tenaga pendidik, atau melanjutkan ke pendidikan profesi advokat.
Sumber data
Sumber: SNPMB, BAN-PT & LAM, dan kompilasi Universitas.id daftar kampus & program studi
Sumber: SNPMB (SIDATA) daya tampung, peminat & keketatan
Sumber: Situs resmi kampus biaya kuliah
Rincian metode pengambilan ada di Sumber Data dan Metodologi. Menemukan angka yang keliru? Laporkan di sini.